REPUBLIKA.CO.ID,TEHERAN — Delegasi yang berasal dari hampir 100 negara, bersama tokoh publik dan perwakilan organisasi masyarakat sipil, menghadiri upacara pemakaman Ayatollah Sayyid Ali Khamenei yang dimulai sejak Jumat (3/7/2026) pagi di Musholla Agung Teheran. Prosesi ini akan dilanjutkan dengan iring-iringan masif di ibu kota pada Senin mendatang.
Mendiang pemimpin tertinggi Iran tersebut dijadwalkan akan dimakamkan di kota kelahirannya, Mashhad, pada Kamis (9/7/2026) dilaporkan Al Mayadeen.
Baca Juga
Dandim Agam Bantah Kopdes Merah Putih Dibangun di Lokasi Terisolir
Selama Ini Gratis, Jaklingko Diusulkan Jadi Berbayar Rp2.000
Jerman Butuh Pekerja Terampil, Pintu Terbuka Lebar untuk Talenta Indonesia
Delegasi tingkat tinggi dari berbagai belahan dunia terus berdatangan ke ibu kota Iran. Mereka berkumpul di Musholla Imam Khomeini untuk memberikan penghormatan terakhir.
Di antara tokoh paling terkemuka yang hadir adalah Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Presiden Georgia Mikheil Kavelashvili, dan Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev. Presiden Irak Nizar Amidi dan Wakil Presiden Turki Cevdet Yılmaz juga tampak di antara jajaran pejabat senior, mendampingi delegasi dari Arab Saudi, Oman, Qatar, serta negara-negara regional dan internasional lainnya.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Selain itu, hadir pula delegasi dari Nikaragua, Myanmar, serta organisasi internasional seperti Organisasi Kerja Sama Ekonomi (ECO) yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal ECO Asad Majeed Khan. Delegasi dari Qatar bersama misi diplomatik dari Asia, Afrika, dan Amerika Latin turut memadati lokasi upacara.
A delegation from Saudi Arabia arrived earlier today at the Grand Musalla of Tehran to honor the Iranian martyred Leader, Sayyed Ali Khamenei.#Iran #WestAsia #SaudiArabia #SayyedKhamenei pic.twitter.com/30bLrDaBKW
— Al Mayadeen English (@MayadeenEnglish) July 3, 2026