48,9 Persen Wilayah RI Masuki Musim Kemarau, Puncaknya di Juli-September 2026

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan puncak musim kemarau diperkirakan akan terjadi pada Juli hingga September 2026.

48,9 Persen Wilayah RI Masuki Musim Kemarau, Puncaknya di Juli-September 2026. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan puncak musim kemarau diperkirakan akan terjadi pada Juli hingga September 2026. Sebab, sebanyak 48,9 persen wilayah Indonesia berdasarkan Zona Musim (ZOM) telah memasuki musim kering tersebut.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan mengungkapkan, 47,16 persen wilayah Indonesia mengalami curah hujan di bawah normal. Bahkan, pada periode Juli hingga Oktober 2026 nanti lebih dari 80 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan di bawah normal.

Baca Juga:
BMKG Sebut Wilayah Indonesia Selatan Mulai Memasuki Musim Kemarau

“Puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi pada Juli hingga September,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (4/7/2026).

Ardhasena mengatakan, fenomena anomali iklim El Nino telah berkembang dan berdasarkan prediksi terbaru BMKG berpotensi mencapai intensitas yang kuat. “Kondisi ini diprediksi dapat mengurangi curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia sehingga musim kemarau tahun ini berpotensi berlangsung lebih kering dan lebih panjang,” kata dia.

Baca Juga:
BMKG Peringatkan Datangnya El Nino, Puncak Musim Kemarau Diprediksi Juli-September 2026

BMKG, kata Ardhasena, mengimbau masyarakat untuk melakukan langkah antisipasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Bagi sektor pertanian, perlu dilakukan penyesuaian jadwal tanam penggunaan varietas tahan kering, berumur panjang serta diversifikasi tanaman palawija menjadi langkah yang perlu dipertimbangkan.

Baca Juga:
Musim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang, Masyarakat Diimbau Waspadai Munculnya Berbagai Penyakit

“BMKG terus memantau perkembangan iklim dan memperbarui informasi iklim serta prediksi setiap 10 hari. Pantau selalu informasi resmi BMKG sebagai dasar pengambilan keputusan agar dampak kemarau dan El Nino dapat diantisipasi sejak dini,” katanya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KAI Percepat Pengembangan Peron Stasiun Bogor untuk Dukung Operasional KRL 12 Kereta
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Potret Bupati Langkat Kenakan Rompi Oranye KPK Usai Ditetapkan Tersangka
• 6 jam laludetik.com
thumb
Tim Gabungan Cari 2 Polisi Hanyut di Sungai Katingan Saat Tangkap Bandar Narkoba
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Tanjung Verde dan Pelajaran untuk Timnas Indonesia: Diaspora Bisa Jadi Kekuatan Besar
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
Bukan Sekadar Faktor Usia, Ini Penyebab Lansia Lebih Rentan Terjatuh, Moms Kenali Yuk!
• 18 jam laluherstory.co.id
Berhasil disimpan.