4 Fakta Bupati Langkat Ditahan KPK Terkait Kasus Suap Proyek

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

KPK menetapkan Bupati Langkat Syah Afandin (SAF) atau Ondim sebagai tersangka setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) terkait suap proyek. Syah Afandin langsung ditahan KPK.

Penetapan tersangka terhadap Syah berkaitan dengan kasus suap proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Langkat.

Dalam perkara dugaan suap, KPK telah menetapkan dua tersangka:

1. Bupati Langkat Syah Afandin (SAF)
2. Tim Sukses SAF pada Pilkada 2024 bernama Yaqub Abdhal Al Mu'arif (YQB).

Berikut sejumlah fakta terkait kasus suap proyek Bupati Langkat:

1. Minta Fee Proyek

Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (3/7/2026), mengatakan pihak swasta sekaligus Tim Sukses SAF pada Pilkada 2024 bernama Yaqub Abdhal mendapat paket pekerjaan proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Permukiman Langkat melalui metode Pengadaan Langsung (PL).

Rinciannya, 80 paket pekerjaan yang mencapai total Rp 9,5 miliar di Disdik Langkat dan 5 paket pekerjaan, senilai total Rp 748 juta di Dinas Perkim Langkat.

Baca juga: Back To Back OTT di Langkat, KPK Singgung Regenerasi Pelaku Korupsi

"Syah Afandin selaku Bupati Langkat periode 2025-2030 atas pekerjaan yang diberikan kepada YQB meminta fee 10% dari proyek di Disdik, dan 17% dari proyek di Disperkim," ujar Taufik.

Akhirnya disepakati besaran fee proyek yakni Rp 990 juta untuk proyek-proyek di Disdik dan Rp 126,8 juta untuk proyek-proyek di Disperkim. Atas permintaan fee tersebut, sampai dengan 5 April 2026, Yaqub telah memberikan uang kepada Syah sejumlah total Rp 800 juta.

"Pada akhir Juni 2026, Syah kembali meminta kepada Yaqub sejumlah Rp 300 juta sebagai bagian dari komitmen fee. Namun, pada 1 Juli 2026, YQB menyampaikan hanya sanggup memenuhi permintaan tersebut uang sejumlah Rp 100 juta," tutur Taufik.

Foto: Bupati Langkat Syah Afandin (Adrial Akbar/detikcom)




(isa/idh)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Top Skor Piala Dunia Sepanjang Masa, Messi Nomor 1
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Harga Properti di Australia Anjlok Terdalam Sejak 2022
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Masuk Timnas Indonesia Kini Tak Cukup Punya Skill, John Herdman Utamakan Hal Ini
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Polisi Bongkar Sindikat Pencurian Mobil Lintas Provinsi, 3 Pelaku Tak Berkutik saat Dibekuk
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Profil Syah Afandin, Bupati Langkat yang Terjaring OTT KPK
• 23 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.