Daftar 9 Kepala Daerah yang Terjaring OTT KPK hingga Awal Juli 2026

bisnis.com
8 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) sebanyak 15 kali sepanjang Januari-Juli 2026.

Teranyar, operasi senyap komisi anti-rasuah ini telah menjerat pejabat daerah di Sumatra Utara yakni Bupati Langkat Syah Afandin dalam kasus dugaan suap proyek di Pemkab Langkat periode 2025-2026.

Ada dua proyek yang diduga terdapat praktik culas Syah Afandin. Perinciannya, proyek Dinas Pendidikan (Disdik) Rp9,5 miliar dan proyek Dinas Permukiman (Disperkim) Langkat sebesar Rp748 juta.

Dalam hal ini, Syah Afandin diduga menerima suap dari rekannya yang pihak swasta Yaqub Abdhal Al Mu'arif (YQB). Total fee yang disepakati keduanya mencapai Rp1,1 miliar dengan uang suap yang baru diperoleh mencapai Rp800 juta.

"Atas permintaan fee tersebut, sampai dengan 5 April 2026 YQB telah memberikan uang kepada SAF sejumlah total Rp800 juta," ujar Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di KPK pada Jumat (4/7/2026).

Selain itu, Syah Afandin diduga juga telah menerima uang gratifikasi sebesar Rp3,5 miliar dari sektor pendidikan dan mutasi jabatan di Langkat. Adapun, OTT Syah Afandin ini menambah panjang operasi KPK sepanjang 2026.

Simak 8 kepala daerah yang terjaring OTT hingga awal Juli 2026:

1. Wali Kota Madiun, Maidi dalam kasus dugaan korupsi proyek dan penyelewengan dana CSR. Dia ditangkap pada 19 Januari 2026.

2. Bupati Pati, Sudewo dalam kasus dugaan jual-beli jabatan perangkat desa. Dia ditangkap pada 19 Januari 2026.

3. Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dugaan kasus suap dan gratifikasi terkaitmonopoli pengadaan jasa di Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Dia ditangkap pada 3 Maret 2026

4. Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari dalam kasus dugaan praktik fee proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Dia ditangkap pada 9 Maret 2026.

5. Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rahman kasus dugaan pemerasan dan penerimaan lainnya di Pemkab Cilacap. Dia ditangkap pada 13 Maret 2026.

6. Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo dalam kasus pemerasan di lingkungan Pemkab Tulungagung. Dia diamankan pada 10 April 2026.

7. Bupati Muara Enim, Edison dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi pengadaan barang di lingkungan Pemkab Muara Enim serta dugaan kasus pemberian suap terkait temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dia ditangkap pada 10 Juni 2026.

8. Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Ambi. Dia terjaring OTT KPK dalam kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing. Dia menyerahkan diri pada 30 Juni 2026.

9. Bupati Langkat Syah Afandin dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi di Langkat. Dia ditangkap pada 2 Juli 2026. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momen Haru Pramono Teteskan Air Mata Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat:
• 19 jam laludetik.com
thumb
Polda NTT Bentuk Tim Joint Investigation Dalami Dugaan Intimidasi dr. Icha
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Dianggap Hanya Game Anak, Padahal Roblox Telah Melahirkan Banyak Kreator Berpenghasilan Fantastis!
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Respons KPK soal Menhut Raja Juli Dapat Amplop dari Bupati Kuansing Sebelum OTT
• 16 jam lalujpnn.com
thumb
BPOM: Akses ke obat inovatif yang aman kuatkan penanganan diabetes
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.