Euforia Pembukaan MIMFEST, Last Child Tutup Panggung dengan Penampilan Spektakuler

harianfajar
10 jam lalu
Cover Berita

Minggu, 3 Juli 2026, menjadi awal kemeriahan MIMFEST 2026 di Lapangan Karebosi, Makassar. Sejak sore, ribuan masyarakat memadati lokasi festival untuk menyaksikan pembukaan salah satu agenda hiburan terbesar di Kota Makassar.

DEWI SARTIKA MAHMUD
FIJRATUL RAHMI dan NUR WIL (Magang Unhas)

Suasana semakin semarak saat para peserta MIMFest melakukan pawai memasuki area acara, menampilkan kreativitas dan semangat yang langsung menyita perhatian para pengunjung.

Sorak sorai penonton mengiringi jalannya pawai yang menjadi pembuka rangkaian kegiatan. Berbagai peserta tampil dengan kostum dan atribut yang beragam, menciptakan suasana penuh warna sebelum panggung hiburan dimulai.

Memasuki malam, tiga band bergantian menghibur penonton. Setiap penampilan disambut tepuk tangan meriah dan nyanyian bersama, menghadirkan atmosfer kebersamaan yang menjadi ciri khas MIMFEST tahun ini.

Puncak euforia terjadi ketika Last Child naik ke atas panggung sebagai penampil penutup. Kemunculan band tersebut langsung disambut teriakan histeris para penggemar yang telah menunggu sejak awal acara.

Lampu panggung menyala terang, sementara ribuan pasang mata tertuju pada penampilan mereka. Virgoun membuka penampilan dengan sapaan hangat yang langsung mengundang respons penonton.

Di sela pertunjukan, ia mengajak seorang penggemar naik ke atas panggung untuk menyampaikan pesan kepada sang ibu dan keluarganya.

Momen sederhana itu berubah menjadi pengalaman yang tak terlupakan ketika penggemar tersebut mendapat kesempatan berfoto bersama idolanya.

Interaksi semakin hangat saat Virgoun melontarkan pertanyaan, “Siapa yang datang ke sini dengan hati yang rapuh?” Kalimat itu sontak disambut riuh penonton yang langsung meneriakkan lagu “Pedih” sebelum musik dimainkan.

Sekitar sepuluh lagu dibawakan Last Child sepanjang penampilannya. Ribuan penonton larut dalam setiap lirik, bernyanyi bersama sambil mengabadikan momen menggunakan ponsel mereka.

Lautan cahaya dari layar gawai berpadu dengan tata lampu panggung menciptakan panorama yang memukau. Dari barisan terdepan hingga bagian belakang area konser, para penonton menikmati setiap detik pertunjukan dengan penuh antusias.

Menjelang akhir penampilan, lagu “Diary Depresiku” menggema di seluruh kawasan Karebosi. Ribuan penggemar kompak bernyanyi bersama, menjadikan lagu tersebut sebagai penutup yang emosional sekaligus membakar semangat penonton.

Tepuk tangan panjang mengiringi berakhirnya penampilan Last Child, sekaligus menutup malam pembukaan MIMFEST 2026.

Perpaduan pawai peserta, hiburan musik, interaksi hangat dengan penggemar, dan antusiasme ribuan masyarakat menjadikan malam pertama festival ini berlangsung spektakuler serta meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh pengunjung.(*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Damkar Jaktim Bantu Pemakaman Warga Berbobot 250 Kg, Gunakan Tali dan Katrol
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Roy Suryo Bukan Ingin Mediasi dengan Jokowi, Ini yang Diminta pada Jimly
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BRI Dukung Prambanan Jazz Festival 2026, Pengunjung Bisa Nikmati Promo dan Transaksi Praktis
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
KPK Sebut Menhut Seharusnya Laporkan Amplop Bupati Kuansing
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Profil Brigjen Lalu Muhammad Iwan, Tersangka Ketujuh Kasus Korupsi MBG, Ambil Untung dari Jual Ompreng
• 16 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.