Perwakilan Negara-Negara Beri Penghormatan Terakhir kepada Ali Khamenei

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Perwakilan resmi dan para pemimpin dari berbagai negara hadir dan memberikan penghormatan terakhir kepada Ali Khamenei mantan Pemimpin Tertinggi Iran, saat rangkaian prosesi pemakaman dimulai di Teheran, Jumat (3/7/2026) waktu setempat.

Televisi pemerintah Iran menayangkan kedatangan para pejabat asing dan delegasi politik ke Imam Khomeini Mosalla, kompleks besar tempat ibadah dan upacara kenegaraan di Teheran. Mereka menyampaikan belasungkawa dan memberikan penghormatan di hadapan jenazah Khamenei.

Ali Khamenei sendiri meninggal dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran pada 28 Februari. Peristiwa itu memicu perang tiga bulan dan meningkatkan ketegangan di Timur Tengah, sebelum akhirnya dicapai gencatan senjata melalui memorandum AS-Iran yang dimediasi sejumlah pihak kawasan.

Melansir Anadolu, sejumlah tokoh penting hadir dalam prosesi tersebut. Dmitry Medvedev Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia yang datang ke Teheran sebagai utusan khusus Vladimir Putin Presiden Rusia.

Selain itu hadir Cevdet Yilmaz Wakil Presiden Turki, Nizar Amidi Presiden Irak, Mohammed al-Halbousi Ketua Parlemen Irak, Shehbaz Sharif Perdana Menteri Pakistan, Yousaf Raza Gillani Ketua Senat Pakistan, serta Asim Munir Panglima Militer Pakistan.

Dari negara-negara Arab, hadir Hassan bin Abdullah Al-Ghanim Ketua Dewan Syura Qatar, Waleed Elkhereiji Wakil Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Abdulmalik bin Abdullah Al Khalili Ketua Dewan Negara Oman, serta Aidarus al-Zoubaidi Wakil Presiden Yaman.

Sejumlah pejabat Asia Tengah juga hadir. Di antaranya Gurbanguly Berdimuhamedow Pemimpin Nasional Turkmenistan, Nuriddin Ismoilov Ketua Parlemen Uzbekistan, Yermek Kosherbayev Menteri Luar Negeri Kazakhstan, Marlyn Mamataliyev Ketua Parlemen Kirgizstan, dan Nurlan Yermekbayev Sekretaris Jenderal Shanghai Cooperation Organization.

Penghormatan juga diberikan oleh Mikheil Kavelashvili Presiden Georgia, Igor Sergeyenko Ketua Dewan Perwakilan Belarus, Abdel Wahab Abdel Razek Ketua Senat Mesir, Abdul Ghani Baradar Wakil Perdana Menteri Afghanistan, dan Amir Khan Muttaqi Menteri Luar Negeri Afghanistan.

Selain itu, Karamoko Jean Marie Traore Menteri Luar Negeri Burkina Faso, Jean-Claude Gakosso Menteri Luar Negeri Kongo, Charles Mubita Menteri Urusan Kepresidenan Namibia, Valdrack Jaentschke Menteri Luar Negeri Nikaragua, serta Boris Bratina Menteri Informasi dan Telekomunikasi Serbia juga hadir dalam prosesi tersebut.

Delegasi China dipimpin He Wei Wakil Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional China. Media Iran juga melaporkan kehadiran Tin Aung San utusan khusus Myanmar, Seyed Soheil Mahmood Sekretaris Jenderal D-8, dan Ahmed Khokher perwakilan Organisasi Kerja Sama Islam.

Dari Asia Selatan, hadir delegasi Bangladesh yang dipimpin Hafiz Uddin Ahmad Ketua Parlemen Bangladesh, serta delegasi India yang dipimpin Ata Hasnain Gubernur Bihar.

Mehbooba Mufti mantan Kepala Menteri Jammu dan Kashmir juga hadir dalam pemakaman tersebut, bersama kelompok Muslim Syiah Thailand dan delegasi politik Bulgaria.

Delegasi Malaysia dipimpin Datuk Seri Haji Mohamad bin Sabu utusan khusus, yang turut memberikan penghormatan kepada Khamenei dalam upacara tersebut.

Perwakilan dari sejumlah kelompok kawasan juga hadir, termasuk Ziyad al-Nakhalah, anggota senior Hizbullah, perwakilan Yaman, ulama Palestina, faksi politik Lebanon, dan kelompok-kelompok sekutu Iran lainnya.

Menjelang sore, Nikol Pashinyan Perdana Menteri Armenia tiba di Teheran dan ikut memberikan penghormatan, menyusul gelombang kedatangan delegasi asing lainnya.

Secara terpisah, anggota Hizbullah menggelar upacara perpisahan di Lebanon untuk mengenang Khamenei. Acara serupa juga dilaporkan berlangsung di Irak dan sejumlah ibu kota kawasan.

Juru bicara panitia pemakaman Iran menyatakan jadwal resmi pemakaman masih berpotensi berubah. Meski upacara perpisahan utama dijadwalkan dimulai Sabtu pagi, otoritas Iran membuka kemungkinan Imam Khomeini Mosalla dibuka untuk publik pada Jumat malam jika situasi memungkinkan.

Berdasarkan jadwal resmi, rangkaian acara penghormatan akan berlangsung di Teheran pada Jumat dan sepanjang akhir pekan dengan dihadiri kepala negara, pejabat senior, dan tokoh agama.

Upacara perpisahan publik dijadwalkan pada 4 dan 5 Juli, disusul prosesi pemakaman utama di Teheran pada 6 Juli.

Setelah itu, rangkaian pemakaman akan berlanjut ke Qom pada 7 Juli. Pada 8 Juli, prosesi dijadwalkan berlangsung di Irak, termasuk Baghdad, Najaf, dan Karbala, sebelum jenazah dibawa ke sejumlah situs suci utama Syiah.

Pemakaman terakhir dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli di kompleks Imam Ali Reza Shrine, Mashhad, salah satu tempat paling suci bagi umat Muslim Syiah. (bil/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak yang Bercuan Deras di 5 Juli 2026: Leo Panen Dana Ekstra
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Menhan Sjafrie: Prajurit TNI Harus Profesional dan Dekat dengan Rakyat
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Soal Pengakuan Amplop Raja Juli dari Bupati Kuansing, KPK: Jadi Pengayaan Informasi Penyidik
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Tarif Listrik Juli–September 2026 Tetap, PLN Siap Jaga Layanan ke Masyarakat
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
Masuk Timnas Indonesia Kini Tak Cukup Punya Skill, John Herdman Utamakan Hal Ini
• 10 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.