Pantau - PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT INKA menggelar kegiatan pisah sambut komisaris dan direksi di kantor utama INKA Madiun, Jawa Timur, sebagai langkah memperkuat kesinambungan kepemimpinan, tata kelola perusahaan, serta arah strategis dalam menghadapi agenda bisnis ke depan.
Momentum Transisi KepemimpinanGeneral Manager Sekretaris Perusahaan PT INKA Bambang Sutrisno mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses transisi kepemimpinan sekaligus bentuk penghormatan kepada jajaran pengurus sebelumnya.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari momentum transisi kepemimpinan perusahaan, sekaligus menjadi ruang penghormatan atas dedikasi jajaran pengurus sebelumnya dan penyambutan jajaran komisaris dan direksi yang akan melanjutkan arah penguatan perusahaan ke depan," ujarnya.
Menurut Bambang, kegiatan tersebut juga menegaskan pentingnya kesinambungan tata kelola, soliditas organisasi, serta kolaborasi lintas fungsi guna menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan.
Berdasarkan susunan terbaru, Dewan Komisaris PT INKA dipimpin Suharto sebagai Komisaris Utama, didampingi Sangap Surbakti sebagai Komisaris, serta Twedy Noviady Ginting, Ujang Komarudin, dan Iwan Bogananta sebagai Komisaris Independen.
Sementara itu, jajaran direksi dipimpin Bambang Jatmika sebagai Direktur Utama bersama Dominicus Agung Wawan Purnawan sebagai Direktur Pengelolaan Kualitas, Prihanto Herbowo sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Satriyo Bintoro sebagai Direktur Operasi, serta Jusman Hutama sebagai Direktur Sumber Daya Manusia.
Apresiasi bagi Pengurus Lama dan Optimisme Kepemimpinan BaruPT INKA menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan dalam memperkuat peran perusahaan sebagai industri perkeretaapian nasional.
"PT INKA menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada jajaran pengurus sebelumnya atas dedikasi, arahan, dan kontribusi yang telah diberikan bagi kemajuan perusahaan. Kami juga menyambut jajaran komisaris dan direksi yang baru dengan penuh optimisme," kata Bambang.
Ia menambahkan bahwa transisi kepemimpinan merupakan bagian dari proses organisasi sekaligus kesempatan bagi perusahaan untuk terus bergerak maju secara solid.
"Dengan semangat kolaborasi seluruh insan INKA, kami percaya perusahaan dapat terus melanjutkan capaian positif, memperkuat kinerja operasional, dan menghadirkan produk perkeretaapian yang memberikan nilai tambah bagi transportasi Indonesia maupun pasar internasional," katanya.
Perusahaan berharap kepemimpinan baru dapat memperkuat kualitas, memperluas kontribusi, serta menjaga kepercayaan seluruh pemangku kepentingan.




