Grid.ID - Berikut ini kronologi kecelakaan beruntun di Suramadu Bangkalan. Diduga berawal dari bus tabrak mobil hingga truk boks sampai terguling.
Peristiwa kecelakaan maut melibatkan lima kendaraan terjadi di akses Suramadu, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Jumat (3/7/2026). Insiden ini mengakibatkan sepasang suami istri asal Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang meninggal dunia di lokasi.
Selain korban jiwa, ada sebanyak tujuh orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka. Kapolsek Burneh, Iptu Herly, membeberkan bahwa kecelakaan ini diduga kuat dipicu oleh kelalaian sopir bus bernomor M 7537 UA yang mengemudi dalam kondisi mengantuk berat. Lantas bagaimana kronologinya?
"Sopir bus dua hari tidak tidur. Data sementara korban luka ringan sejumlah tujuh orang, terdiri dari satu sopir truk boks dan enam orang dari keluarga santri," ungkap Herly, dikutip dari Tribun Madura.
Kronologi
Insiden tersebut bermula saat bus yang membawa rombongan penuh keluarga santri melaju dari arah Surabaya menuju Madura. Saat sampai di lokasi kejadian, bus mendadak hilang kendali dan menyeruduk mobil Toyota Avanza putih di depannya sampai terpental keluar jalur.
Bukannya berhenti, bus terus melaju dan menghantam sepeda motor yang dikendarai oleh pasangan suami istri. Setelah menabrak motor, bus masih terus melaju dan menghantam truk boks.
Benturan keras menyebabkan truk boks yang mengangkut logistik makanan ringan terpental dan terguling di tengah aspal jalur akses Suramadu. Bus baru berhenti setelah bagian depannya menghantam keras truk lain yang bermuatan kardus.
Salah satu saksi mata, Jailani mengungkap apa yang ia lihat saat kecelakaan terjadi. Benturan keras membuat kendaraan saling menabrak.
"Setelah itu bus lalu menabrak truk boks sampai terpental, lalu bus menabrak truk," ucapnya, dikutip dari Kompas.com.
"Untuk motornya hancur, dua orang di motor itu meninggal," tambahnya.
Kronologi kecelakaan beruntun di Suramadu Bangkalan diduga berawal dari bus tabrak mobil hingga truk boks sampai terguling. Kanit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polres Bangkalan, Ipda Akhmad Jauhari mengatakan jika saat ini pihaknya sudah melakukan evakuasi di lokasi kejadian. Kemudian untuk penyebab pastinya masih dalam tahap penyelidikan. (*)
Artikel Asli




