JAKARTA, DISWAY.ID - Es abadi yang berada di Puncak Jaya, Papua, Indonesia tengah menjadi sorotan usai dikabarkan akan menghilang total di akhir tahun 2026.
Adapun, hal ini disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika lewat unggahan Instagramnya pada Jumat, 3 Juli 2026.
BMKG memperkirakan lapisan es yang ada di Puncak Jaya, Papua akan menghilang total di akhir tahun 2026 atau awal 2027.
"Tidak lama lagi, Indonesia mungkin akan kehilangan es abadinya untuk selamanya," demikian keterangannya.
"Es di Puncak Jaya, Papua terus menyusut dari tahun ke tahun. Bahkan, menurut pakar klimatologi BMKG, es abadi yang telah bertahan ribuan tahun ini diperkirakan bisa hilang sepenuhnya pada akhir 2026 atau awal 2027," lanjutnya.
BACA JUGA:Waspada! Siklonik di Utara Papua Picu Cuaca Ekstrem, Ini Daftar Wilayah yang Berisiko Terdampak
Fakta Es Abadi di Puncak Jaya PapuaBMKG menyampaikan jika es gletser di Puncak Jaya, Papua, Indonesia ini membentang cukup luas.
Di tahun 1988, luas dari hamparan es ini masih sekitar 4,3 kilometer persegi.
Akan tetapi, sampai bulan September 2025, luas wilayah yang tertutupi hanya tinggal sekitar 0,09 kilometer persegi atau hanya sekitar 2 persen dari luas yang tercatat pada 1988.
BMKG juga mecatat ketebalan es di Puncak Jaya ini terus menipis seiring berjalannya waktu.
BACA JUGA:Bibit Siklon 94UW Muncul, BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Hari Ini
Pada tahun 2010, ketebalan es di titik pengukuran sudah mencapai 32 meter.
Pengukuran ini dilakukan dengan menanamkan tiang pancang.
Lalu, di tahun 2023, tiang pancang yang tertanam ini sudah menunjukkan bahwa ketebalan es hanya tersisa 4 meter saja.
Dari pemantauan terbaru, melaporkan bahwa es di titik tersebut sudah mencair sepenuhnya.
- 1
- 2
- »





