Peneliti Pukat UGM soal Polemik Amplop Bupati Kuansing, Sebut KPK Perlu Periksa Menhut Raja Juli

kompas.tv
17 jam lalu
Cover Berita
Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM, Zaenur Rohman dalam dialog Kompas Petang, Kompas TV, Sabtu (4/7/2026). (Sumber: Tangkap layar YouTube KompasTV.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM, Zaenur Rohman, menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu untuk memanggil dan memeriksa Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. 

Pemeriksaan tersebut terkait polemik amplop yang ditinggalkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby dalam pertemuannya dengan Raja Juli.

"KPK perlu melakukan pemanggilan untuk diperiksa, apakah sebelumnya sudah ada kesepakatan atau tidak. Tentu kalau ditanya pasti jawabannya akan tidak," kata Zaenur dalam dialog Kompas Petang, Kompas TV, Sabtu (4/7/2026).

Baca Juga: Respons KPK soal Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop dari Bupati Kuansing

Sehingga, menurutnya KPK juga perlu untuk melakukan cross check terhadap alat-alat bukti yang lain.

"Misalnya dicek komunikasi digitalnya, melalui pesan WhatsApp (WA) misalnya, di cek CCTV," ujarnya.

Selain itu, perlu dilakukan cross check dengan meminta keterangan dari tersangka serta saksi-saksi yang lain.

"Kalau semuanya clear, memang Bupati Kuansing misalnya hanya datang ke kantor Kemenhut (Kementerian Kehutanan), naruh amplop enggak bilang apapun, terus kemudian orangnya pulang, ya mungkin barang kali di situ belum akan terpenuhi unsur pasal," ujarnya.

"Tetapi kalau ada pengetahuan, kesepakatan, maka itu tindak pidananya sudah sempurna," kata Zaenur.

Sebelumnya, Menhut membenarkan dirinya pernah bertemu dengan Bupati Kuansing Suhardiman Amby sebelum kepala daerah tersebut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • peneliti pukat ugm
  • pukat ugm
  • polemik amplop bupati kuansing
  • kpk
  • menhut Raja Juli Antoni
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPRD Jabar Setuju Nama Provinsi Jawa Barat Diganti Jadi Tatar Sunda
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Setelah 3 Kali Kalah, Keiko Fujimori Menang di Pilpres Peru 2026
• 21 jam laluerabaru.net
thumb
Ide Bisnis untuk Mahasiswa yang Bisa Dicoba saat Libur Semester
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Permintaan Melemah, Harga Emas Diproyeksi ke USD4.500 pada Kuartal IV
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prancis Atasi Perlawanan Paraguay Lewat Penalti Mbappe, Duel Sengit Lawan Maroko Menanti di 16 Besar
• 9 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.