IAEA peringatkan rapuhnya keselamatan nuklir di PLTN Zaporizhzhia

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Wina (ANTARA) - Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) telah mengumumkan bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia pada Jumat (3/7) kehilangan pasokan tenaga listrik untuk ke-21 kalinya sejak krisis Ukraina sehingga menekankan rentannya keamanan pembangkit listrik tersebut.

Gangguan itu terjadi setelah PLTN tersebut kehilangan koneksi ke jalur transmisi Ferosplavna-1 bertegangan 330 kilovolt (kV), demikian disampaikan IAEA melalui unggahannya di platform X.

Menurut tim IAEA yang bertugas di lokasi, aktivitas militer memicu sistem perlindungan kelistrikan pada jalur-jalur transmisi yang menghubungkan PLTN Zaporizhzhia dengan jalur Ferosplavna-1.

Setelah pasokan listrik dari luar lokasi terputus, generator diesel darurat PLTN tersebut secara otomatis mulai beroperasi untuk mempertahankan pasokan listrik bagi sistem pendingin reaktor dan fungsi-fungsi keselamatan nuklir penting lainnya, kata IAEA.

"Terputusnya pasokan listrik dari luar lokasi baru-baru ini sekali lagi menunjukkan betapa rapuhnya keselamatan nuklir di PLTN tersebut serta perlunya pihak militer menahan diri semaksimal mungkin guna membantu mencegah terjadinya kecelakaan nuklir," ujar Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi.

Sebagai salah satu fasilitas nuklir terbesar di Eropa, PLTN tersebut telah berulang kali mengalami gangguan pada pasokan listrik eksternal sejak eskalasi krisis Ukraina.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Pemeriksaan Jenazah Pilot Pesawat AMA Tunjukkan Korban Ditembak Jarak Dekat di Papua
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Muslim Woman Space dan Sekawan Hadirkan Ruang Belajar Public Speaking untuk Muslimah
• 21 jam laluterkini.id
thumb
Pelaku Penyerangan Terhadap Polisi di Katingan Berhasil Ditangkap
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Aturan Baru OJK: BPR Modal di Bawah Rp 6 Miliar Bakal Kena Sanksi
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Waspada Biang Kerok Perut Membuncit, Bakar Lemak dengan 3 Sayuran Ini
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.