Kenaikan Gaji Kepala Daerah Bisa Cegah Korupsi? Ini Jawaban KPK

liputan6.com
15 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Usulan kenaikan gaji kepala daerah mencuat setelah tertangkapnya dua bupati oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sepekan terakhir. Namun, usulan itu dinilai tidak menjamin kepala daerah menjadi antikorupsi.

Selama sepekan, dua bupati berhasil diringkus dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Advertisement

BACA JUGA: KPK Soroti Regenerasi Korupsi di Langkat, Dua Kali Bupati Ditangkap

Pertama, Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby. Pemimpin salah satu kabupaten di Riau itu tertangkap basah melakukan praktik jual beli jabatan sekretaris daerah (Sekda) di Pemerintah Kabupaten Kuansing.

Terbaru, Bupati Langkat, Syah Afandin. Ia diamankan KPK terkait dugaan penerimaan gratifikasi proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Permukiman Kabupaten Langkat, Sumatra Utara.

Banyaknya bupati yang tertangkap KPK membuat salah satu legislator mengusulkan agar gaji kepala daerah dinaikkan.

Ketua Komisi II DPR, Rifqinizamy Karsayuda, menyarankan agar kepala daerah mendapatkan tambahan hak keuangan sebesar 20 persen dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai upaya memberikan penghasilan yang lebih proporsional sekaligus menekan potensi korupsi.

 

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemko Pekanbaru Raih Rekor MURI, 9.184 ASN Serentak Baca Surah Al-Mulk di Masjid An Nur
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Daya Beli Melemah, Citanusa Group Andalkan PPN DTP untuk Dongkrak Penjualan Rumah
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Jelang Kunjungan ke RI, Ini Jejak Kepemimpinan Narendra Modi Membangun India
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Nama Nyoman Adhi Disebut di Persidangan Suap Bea Cukai, BPK Diminta Beri Penjelasan
• 5 jam laludisway.id
thumb
Reaksi KPK Terkait Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.