Mentan Pimpin Program Cetak Sawah 137 Ribu Hektare di Papua

metrotvnews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memimpin langsung pelaksanaan program cetak sawah dan optimalisasi lahan pertanian seluas 137 ribu hektare di tanah Papua. Langkah strategis ini dilakukan pemerintah guna mendorong kemandirian pangan, sekaligus memastikan peningkatan kesejahteraan dan memperkuat ketahanan pangan di kawasan tersebut.

Aksi tanam padi yang memanfaatkan teknologi pertanian modern, termasuk penggunaan drone, telah dilaksanakan bersama para petani di Desa Waninggap Kai, Kecamatan Semangga, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Proyek berskala besar ini dialokasikan sepenuhnya bagi generasi muda dan warga lokal Papua dengan target percepatan swasembada pangan secara nasional.

Mentan menegaskan bahwa program ini tidak mengambil hak masyarakat, melainkan dibangun murni untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat adat dan petani Papua. Berdasarkan data, program ini disebut mampu meningkatkan pendapatan petani hingga 300 persen.

"(petani) meningkat pendapatannya 300 persen. Inilah tujuan kita," ujar Amran dikutip dari Primetime News, Metro TV, Sabtu 4 Juli 2026. 
 

Baca Juga :

Proyeksi Produksi Beras Tembus 25,28 Juta Ton, Mentan: Swasembada Pangan Makin Terjaga


Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah turut membangun ekosistem pertanian modern melalui penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih unggul, sistem irigasi, pembentukan brigade pangan, serta pendampingan intensif. Melalui pendampingan ini, para petani di Merauke kini mampu mengoperasikan teknologi pertanian modern secara mandiri.

"Yang membuat kami bangga adalah putra asli di sini, Semangga, Merauke, sudah bisa menggunakan drone. Menanam menggunakan drone, kemudian menggunakan alat, dan membawa traktor sendiri. Kami lihat langsung, jadi kami terharu dan kami bangga dengan putra-putri terbaik Merauke, Papua Selatan," ungkap Amran.

Selain memperluas kawasan pertanian, pemerintah juga memastikan agar kebutuhan operasional petani di lapangan tetap terpenuhi. Pihak Kementerian Pertanian telah bergerak cepat menggandeng Pertamina untuk menjamin kelancaran pasokan bahan bakar solar bagi para petani.

Lebih lanjut, Mentan memaparkan potensi perputaran ekonomi yang sangat signifikan dari optimalisasi lahan di Merauke tersebut.

"Sekarang penghasilannya Rp1,3 triliun. Potensi ke depan, karena ini baru mengolah lagi, baru cetak sawah lagi, itu potensinya bisa Rp13 triliun pendapatan ke depan. Dengan catatan tiga kali tanam, produksi 7 ton," jelas Amran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Purbaya: Prabowo Ingin Bea Cukai Bubar dan Ganti Swasta dari Swiss
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
4 Remaja Ditangkap Diduga Hendak Tawuran di Cengkareng, Barang Bukti Celurit Hingga Petasan Disita Polisi
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Brisia Jodie Tanggapi Rumor yang Mengaitkan Suaminya Dekat dengan Laki-laki
• 16 jam lalucumicumi.com
thumb
Wasiat Terakhir Bos Toko di SAGA yang Lompat dari Gedung Terungkap, Warga Kirim Bunga Hingga Aparat Bertindak Seolah Menghadapi Musuh Besar 
• 21 jam laluerabaru.net
thumb
Lionel Messi Akui Argentina Kesulitan Melakukan Pressing saat Singkirkan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
• 13 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.