Perusahaan Perisa Swiss Givaudan Investasi Rp1,1 T, Resmikan Pabrik di Indonesia

katadata.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Perusahaan bahan baku rasa dan aroma asal Swiss, Givaudan, meresmikan fasilitas produksi barunya yang berteknologi mutakhir di Cikarang, Indonesia. Perusahaan menginvestasikan Rp 1,1 Triliun untuk mendukung ambisi pertumbuhan di salah satu pasar paling dinamis di Asia Tenggara. 

Melalui perluasan kapasitas manufaktur dan percepatan inovasi, fasilitas baru ini akan memperkuat kemampuan perusahaan dalam memenuhi meningkatnya permintaan konsumen akan pengalaman menikmati makanan. Fasilitas baru di Cikarang ini pada tahap awal akan menciptakan sekitar 60 lapangan kerja, dengan potensi ekspansi lebih lanjut di masa mendatang. 

Berdiri di atas lahan seluas 50.000 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 24.000 meter persegi. Fasilitas ini akan memproduksi bubuk perisa gurih, manis, dan camilan untuk berbagai kebutuhan.

CEO Givaudan, Christian Stammkoetter, mengatakan, peresmian pabrik di Cikarang menjadi bukti terbaru dari komitmen jangka panjang Givaudan terhadap Indonesia. Investasi strategis ini sejalan dengan strategi 2030 untuk memperkuat kehadiran di pasar-pasar strategis dengan pertumbuhan tinggi. 

“Sehingga kami dapat menjangkau lebih banyak pelanggan, menangkap peluang pertumbuhan baru, sekaligus memperkuat kontribusi kami terhadap perekonomian lokal," ujar Christian. 

Sejalan dengan agenda keberlanjutan Givaudan, fasilitas ini dilengkapi berbagai teknologi ramah lingkungan, seperti sistem energi surya, pemanenan air hujan, kemitraan penggunaan listrik hijau, serta sistem pencahayaan dan pengelolaan air yang hemat energi. Berbagai inisiatif tersebut membantu mengurangi jejak lingkungan sekaligus meningkatkan ketahanan operasional.

President Taste & Wellbeing, Givaudan, Antoine Khalil mengatakan industri makanan dan minuman di Asia Tenggara merupakan ekosistem yang beragam dan berkembang pesat. Pabrik didukung oleh kekayaan cita rasa khas kawasan serta lanskap industri yang semakin ditunjang oleh teknologi.

“Melalui perluasan kapabilitas kami, kami ingin mendukung pelanggan dalam menghadirkan pengalaman menikmati makanan dan inovasi yang berbeda serta digemari oleh konsumen," ujar Antoine Khalil, President Taste & Wellbeing, Givaudan.

Givaudan telah melakukan investasi yang signifikan dalam pengembangan sumber daya manusia maupun fasilitas di Indonesia. Selain fasilitas produksi baru ini, Givaudan juga memproduksi liquid, powder blends, spray dry flavours, dan fragrance liquid compounds di Cimanggis, Jawa Barat, serta berkolaborasi dengan pelanggan industri makanan dan minuman melalui pusat kreasi dan inovasinya di Jakarta. 

Saat ini, Givaudan mempekerjakan sekitar 380 karyawan di Indonesia. Acara peresmian ini dihadiri oleh Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, M.Si., IPU, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, jajaran Kementerian Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia, H.E. Olivier Zehnder, Duta Besar Swiss untuk Indonesia serta jajaran pimpinan senior Givaudan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mobil Pendengar SS yang Dicuri di Sukodono Ditemukan di Lumajang, Begini Ceritanya
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
WMO Peringatkan Risiko Cuaca Ekstrem Meningkat Seiring Menguatnya El Nino
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Bukan Bali atau Raja Ampat, Morotai Kini Mulai Dilirik karena Pesona Alam dan Sejarahnya
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Korban Tewas Akibat Gempa Venezuela Naik Jadi 2.954 Orang
• 10 jam laludetik.com
thumb
Madrid Tegaskan tak Kejar Enzo Fernandez
• 15 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.