Budi Suryanto Bicara Reformasi Tata Kelola Agraria dan Pertanahan di Indonesia, Simak

jpnn.com
6 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Di Indonesia tidak banyak tokoh dan ahli yang fokus menekuni praktik beserta keilmuan agraria dan pertanahan.

Salah satu ahli ini adalah Dr. Budi Suryanto, SH, CN, MH, M.Si dengan pangkat Widyaiswara Ahli Utama Tinggi Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional RI (BPN RI).

BACA JUGA: Konflik Agraria Inhil, Apdesi: Desa Kami Sudah Ada Sejak Sebelum Indonesia Merdeka

PNS senior di Kementerian ATR/BPN RI ini mengutarakan tanah merupakan fondasi utama kehidupan, peradaban, dan pembangunan bangsa.

Menurut Doktor Budi sapaan akrabnya, sejarah menunjukkan bahwa kemajuan suatu negara sangat ditentukan oleh tata kelola agraria yang adil dan berkelanjutan.

"Di Indonesia, pengelolaan agraria berlandaskan Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 dan Undang-Undang Pokok Agraria Tahun 1960. Reformasi tata kelola Agraria & Pertanahan dipandang sebagai kunci untuk mewujudkan keadilan sosial, kesejahteraan rakyat, ketahanan nasional, dan Indonesia Emas 2045," kata Budi Suryanto di Jakarta, Sabtu (4/7/2026).

Menurut Doktor Budi, Indonesia dalam problem Agraria dan Pertanahan memerlukan Diagnosis Nasional agar lebih mengetahui persoalan agraria Indonesia.

Berbagai persoalan agraria yang dihadapi Indonesia, seperti konflik Agraria & Pertanahan, ketimpangan penguasaan lahan, tumpang tindih perizinan & tata ruang, persoalan kawasan hutan, alih fungsi lahan pertanian, serta lemahnya integrasi data dan koordinasi antar instansi K/L.

"Reformasi Tata Kelola Agraria dan Pertanahan sangat diperlukan untuk menciptakan kepastian hukum, petlindungan hukum, memperkuat tata kelola, dan mendukung pembangunan Nasional yang berkelanjutan. Hal ini agar setiap persoalan agraria dan pertanahan di Indonesia mudah dipecahkan," ucapnya.

Doktor Budi juga menawarkan Grand Strategy Reformasi Agraria Nasional,  dimana strategi besar ini melalui enam agenda utama. Yaitu reformasi data spasial dan tekstual, Regulasi, informasi agraria pertanahan, harmonisasi regulasi dan kepastian hukum, pemberdayaan ekonomi berbasis agraria, perlindungan ketahanan pangan dan lingkungan, modernisasi pelayanan melalui digitalisasi, serta penyelesaian konflik agraria secara adil.

Pelayanan Agraria Pertanahan akan mudah, gampang, Cepat, murah, ramah dan Transparan.

Untuk diwujudkan mulai dengan melakukan tata kelola Administrasi Pelayanan yang akuntabel, penyelesaian seluruh Sengketa Konflik Agraria dan Pertanahan, menghapus kejahatan pertanahan/mafia tanah.

Selain itu, menjalankan Reforma Agraria Modern, mewujudkan peta tunggal/One map Policy, melakukan Sensus bidang tanah secara masif dan holistik seluruh Indonesia, Digitalisasi warkah spasial/ tekstual, dan membangun Big Data Nasional.

"Reformasi ini diposisikan sebagai strategi nasional untuk memperkuat pembangunan dan ketahanan bangsa Indonesia," tegas Budi.

Selain itu kata dia, modernisasi sistem pertanahan melalui teknologi, dan penguatan peran agraria sebagai pilar pembangunan Nasional menuju Indonesia Emas 2045.

"Reformasi Peta Jalan Implementasi Reformasi Tata Kelola Agraria Nasional dilakukan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan," ujar pria penerima penghargaan Satyalencana Karya Satya XX Tahun 2010 dan XXX Tahun 2012 oleh Presiden Republik Indonesia.

Selanjutnya, manfaat reformasi bagi masyarakat dan negara, antara lain meningkatkan kepastian hukum,dan perlindungan hukum, memperkuat ketahanan pangan, memperbaiki pelayanan publik, akuntabel, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan iklim investasi yang sehat, dan mengurangi konflik Agraria pertanahan.

"Agenda prioritas nasional ini meliputi integrasi data, harmonisasi regulasi, digitalisasi pelayanan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan pengawasan dan penegakan hukum yang berintegritas," ujar pria lulusan Doktor of Philosophy In The Field of Law, Internasional Ability Certification Committee ini.

Dia menegaskan reformasi tata kelola agraria merupakan strategi nasional untuk mewujudkan keadilan sosial, pemerataan kesejahteraan, ketahanan pangan, perlindungan lingkungan, dan kedaulatan bangsa. Dengan tata kelola yang transparan, profesional, dan berkeadilan, tanah diharapkan menjadi modal utama pembangunan nasional.

"Reformasi tata kelola agraria merupakan strategi nasional, demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat dan terwujudnya Indonesia Emas 2045. Hal ini agar kita mewariskan peta jalan agraria dan pertanahan yang komperhensif bagi generasi muda mendatang," pungkas Doktor Budi.

Biodata:

Dr. Budi Suryanto, SH, CN, MH, M.Si

Pangkat/Jabatan: Widyaiswara Ahli Utama ( IV/E) pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional RI (BPN RI)

Penghargaan 

1. Tahun 2008-2011, meraih Piagam Penghargaan Juara I Nasional saat menjabat Kepala Kantor Pertanahan Kota Magelang

2. Tahun 2011 dan 2013, meraih Juara 2 dan 3, menyelesaikan Program Nasional tepat waktu dan Akuntabel dari Menteri Keuangan RI.

3. Tahun 2014/2016 dua tahun berturut turut meraih juara satu dan dua, menyelesaikan Program Srategis Nasional tepat waktu dan Akuntabel, serta penyelesaian sengketa Konflik besar Mandalika di NTB, yang sudah 29 tahun tidak selesai. Selain itu, Menggagas Sertifikasi massal desa demi desa di Provinsi NTB pada saat menjaba Kakanwil BPN Propinsi NTB serta Melegalisasi pulau-pulau terluar yang perbatasan dengan negara Australia.

4. Tahun 2017-2018, Mengggas sertifikasi massal PTSL bersama pimpinan (pendaftaran tanah sistemik lengkap) hingga meraih kenaikan Pangkat Istimewa, saat menjabat Direktur Pendaftaran Tanah Kementrian Agraria dan Tata Ruang/ BPN.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sorgum Membuka Harapan Baru dalam Melawan Alzheimer
• 3 jam lalukompas.id
thumb
Babak I Kanada Vs Maroko: Skor Kaca Mata Tutup Babak Peratma
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Turki Salurkan Tambahan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Gempa Venezuela
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hasil Autopsi, Pilot AS Nicholas Gosselin Ditembak dari Jarak Dekat
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Fluktuasi IHSG Dinilai Perlu Dipahami secara Menyeluruh
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.