REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Komnas Palestina menggelar kegiatan Run for Free Palestine di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Ahad (5/7/2026), sebagai bentuk solidaritas masyarakat Indonesia terhadap rakyat Palestina. Melalui kegiatan lari sejauh lima kilometer yang diikuti ratusan peserta, organisasi kemanusiaan tersebut ingin mengirimkan pesan kepada dunia bahwa dukungan bangsa Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina tidak pernah surut, meski konflik di Gaza telah memasuki hari ke-1002 sejak 7 Oktober 2023.
Ketua Komnas Palestina, Ustaz Muhammad Syarief Lc mengatakan, kegiatan Run For Free Palestina merupakan bagian dari ikhtiar untuk terus menyuarakan pembebasan Palestina di tengah konflik yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.
Baca Juga
Ekonom: PMI Manufaktur Masuk Zona Bahaya, Industri Indonesia Sudah Lama Sakit
5.830 Alumni Gontor Putri Berkumpul, KH Hasan Sahal Sampaikan Pesan Pendidikan
Ketua Umum MUI Tegaskan LGBT Tidak Normal dan Melanggar UU Perkawinan
"Melalui acara Run for Free Palestine ini kami ingin memberikan pesan kepada dunia bahwa Palestina tidak sendirian. Bangsa Indonesia hadir bersama mereka. Walaupun bentuk dukungannya beragam, salah satunya kami wujudkan melalui kegiatan ini," kata Ustaz Syarief kepada Republika di Masjid Agung Sunda Kelapa, Ahad (5/7/2026) Ia menyampaikan, per hari ini konflik di Gaza telah memasuki hari ke-1002 sejak 7 Oktober 2023. Mengutip data Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza yang diperbarui pada malam sebelumnya, jumlah korban mencapai 73.090 orang yang syahid dan 173.553 orang mengalami luka-luka. .rec-desc {padding: 7px !important;} "Nah ini kan artinya permasalahan ini belum selesai. Karena itu kita ingin terus menyuarakan pembebasan Palestina," ujarnya.