Bisnis.com, JAKARTA — Emiten perkebunan kelapa sawit PT Prime Agri Resources Tbk. (SGRO) akan membagikan dividen senilai total Rp350,99 miliar.
Berdasarkan keterbukaan informasi, emiten berkode saham SGRO akan membagikan dividen tunai sebesar Rp193 per saham kepada para pemegang saham perseroan.
Dengan total Rp350,99 miliar, dividen tunai tersebut mewakili 97,6% dari laba bersih perseroan pada tahun buku 2025.
Berdasarkan laporan keuangan tahunan 2025, SGRO membukukan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan senilai Rp6,44 triliun atau naik 16,42% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari sebelumnya Rp5,53 triliun.
Namun, kenaikan sejumlah beban membuat bottom line perseroan tergerus. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk berkurang 44,26% yoy menjadi Rp504,77 miliar pada 2025 dari sebelumnya Rp905,59 miliar.
Dari sisi neraca, total aset SGRO terpantau turun 6,93% yoy menjadi Rp9,96 triliun. Perinciannya, ekuitas menurun 18,85% yoy menjadi Rp5,03 triliun sedangkan liabilitas naik 9,54% yoy menjadi Rp4,92 triliun.
Berikut jadwal dan pelaksanaan pembayaran dividen SGRO:Pengumuman Pembagian Dividen Tunai: 30 Juni 2026
Akhir Periode Perdagangan Saham Dengan Hak Dividen (Cum Dividen)
- Pasar Reguler dan Negosiasi: 6 Juli 2026
- Pasar Tunai: 8 Juli 2026
Awal Periode Perdagangan Saham Tanpa Hak Dividen (Ex Dividen)
- Pasar Reguler dan Negosiasi: 7 Juli 2026
- Pasar Tunai: 9 Juli 2026
Tanggal Daftar Pemegang Saham yang berhak Dividen (Recording Date): 8 Juli 2026
Tanggal Pembayaran Dividen Tunai Tahun Buku 2025: 28 Juli 2026
Tanggal Pendistribusian Bukti Pemotongan Pajak Dividen Tunai: 10 Agustus 2026
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.





