Beberapa camilan kerap diberi label “buruk” karena mengandung lemak atau kolesterol. Padahal, menurut ahli gizi, makanan sebaiknya tidak dinilai dari satu kandungan saja, melainkan dari profil nutrisinya secara keseluruhan.
Mengutip laporan Eating Well, Sabtu (4/7/2026), sejumlah camilan yang sebelumnya dianggap kurang sehat ternyata bisa memberikan manfaat bagi kesehatan jantung jika dikonsumsi dengan cara dan porsi yang tepat.
Salah satunya adalah telur. Camilan praktis dan kaya nutrisi ini sering disalahpahami karena kandungan kolesterolnya. Lindsey Joe ahli gizi dalam laporan itu mengatakan, tubuh sebenarnya tetap membutuhkan kolesterol untuk memproduksi hormon dan membantu proses pencernaan.
Ia juga mengutip penelitian terbaru yang menunjukkan bahwa kolesterol dari makanan, termasuk kuning telur, memiliki pengaruh lebih kecil terhadap kadar kolesterol darah dibanding yang selama ini diperkirakan.
Bagi orang dewasa yang sehat, mengonsumsi hingga satu butir telur per hari dinilai masih bisa memberikan manfaat bagi kesehatan jantung.
Selain telur, dendeng dan stik daging juga disebut bisa menjadi pilihan camilan. Karman Meyer ahli gizi mengatakan, meskipun umumnya mengandung natrium cukup tinggi, dendeng dan stik daging memiliki protein berkualitas yang dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.
Menurut Meyer, dendeng atau stik daging dari potongan daging rendah lemak bisa menjadi pilihan kudapan di antara waktu makan. “Cari dendeng tanpa lemak yang terbuat dari daging sapi atau kalkun, dan yang memiliki 300 miligram natrium atau kurang per porsi,” katanya.
Popcorn juga bisa menjadi opsi camilan sehat. Meyer menjelaskan, popcorn merupakan biji-bijian utuh yang mengandung serat dan senyawa nabati. Kandungan tersebut dapat membantu menjaga tekanan darah dan kadar kolesterol.
Ilustrasi popcorn. Foto: PixabayNamun, popcorn yang disarankan adalah popcorn buatan sendiri yang tidak diberi terlalu banyak mentega. Jika membeli popcorn kemasan, konsumen disarankan memperhatikan kadar natrium pada label informasi gizi. Meyer menyarankan memilih produk popcorn dengan kadar natrium lima persen atau lebih rendah per porsi.
Selain telur, dendeng rendah natrium, dan popcorn, ahli gizi juga merekomendasikan buah dan sayuran, kacang-kacangan, keju rendah natrium, serta kacang arab panggang sebagai camilan yang baik untuk kesehatan jantung.
Buah dan sayur mengandung serat serta kalium, dua nutrisi yang membantu menjaga tekanan darah dan kesehatan jantung secara keseluruhan. Sementara kacang-kacangan kaya lemak tak jenuh, jenis lemak yang dikaitkan dengan kadar kolesterol dan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah. (ant/bil/iss)




