BMKG: Kemarau 2026 Lebih Panjang dan Kering akibat El Nino, Puncaknya Agustus-September

kompas.tv
1 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi. Tanah mengering di tengah kekeringan akibat El Nino yang melanda Mudzi, Zimbabwe pada 2 Juli 2024. Di negara tersebut, kekeringan memengaruhi jutaan orang, dan anak-anak paling berisiko. (Sumber: AP Photo/Aaron Ufumeli)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan musim kemarau 2026 diperkirakan berlangsung lebih panjang dan lebih kering dibandingkan kondisi normal akibat pengaruh fenomena El Nino.

Puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Agustus hingga September 2026.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan musim kemarau sebenarnya merupakan siklus tahunan. Namun, dampaknya menjadi lebih besar ketika berlangsung bersamaan dengan fenomena El Nino.

"Musim hujan dan musim kemarau akan kita alami setiap tahun. Tapi yang menjadi permasalahan adalah ketika musim kemarau bersamaan waktunya dengan fenomena El Nino. Itu membuat kondisi di negara kita, seperti tahun ini, kemaraunya akan lebih panjang dan lebih kering dari rata-rata klimatologis selama 30 tahun terakhir," ujar Faisal, dikutip dari laman resmi BMKG.

Baca Juga: BMKG: El Nino Menguat, Musim Kemarau Makin Meluas tapi Hujan Masih Berpotensi Terjadi

Berdasarkan prediksi BMKG, curah hujan pada periode Juli hingga Desember 2026 umumnya berada pada kategori rendah hingga menengah dengan sifat hujan didominasi kondisi bawah normal. 

Kondisi tersebut meningkatkan risiko kekeringan, terutama di sejumlah wilayah yang memasuki puncak musim kemarau.

BMKG memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kemarau lebih kering, terutama kawasan Indonesia bagian selatan atau di bawah garis khatulistiwa. 

Wilayah tersebut meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Pulau Jawa terutama wilayah pesisir, Sumatera bagian selatan, Kalimantan bagian selatan, hingga sebagian Papua Selatan.

Menurut BMKG, kondisi tersebut perlu diantisipasi karena berpotensi memengaruhi ketersediaan sumber daya air untuk berbagai sektor, termasuk pertanian. 

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • bmkg
  • kemarau 2026
  • el nino
  • puncak kemarau
  • cuaca ekstrem
  • musim kemarau
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketua DPRD TTU Diperiksa Polisi Kasus Dokter Icha, Ungkap Fakta Mengejutkan!
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Hasil Piala Dunia 2026: Maroko dan Prancis Sukses Hancurkan Lawan dan Melaju ke Perempat Final
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Stale Solbakken minta Norwegia tak gentar pada nama besar Brasil
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Daya Beli Melemah, Citanusa Group Andalkan PPN DTP untuk Dongkrak Penjualan Rumah
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
RKAB Dipangkas, Atlas Resources (ARII) Hentikan Produksi di Sejumlah Tambang
• 1 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.