-
-
-
-
-
Tiga sampai lima hari pertama paska bayi lahir ke dunia, seringkali menjadi momen yang paling mendebarkan, khususnya bagi para ibu baru. Banyak ibu baru yang jantungnya berdebar hebat, bilamana Air Susu Ibu (ASI) belum mengalir dengan deras. Namun pada momen yang sama, tubuh seorang ibu sebenarnya sedang menghasilkan sebuah cairan bernama colostrum. Sebuah cairan, yang nilainya jauh lebih berharga dibanding ASI matang sekalipun.
"Jangan sampai melewatkan periode cairan emas 3 sampai 5 hari pertama kehidupan yang disebut kolostrum" ucap dr. Ngabila dalam acara podcast Special Interview yang tayang di kanal Youtube Cumicumi.
Dokter Ngabila menjelaskan, bahwa kolostrum dikenal juga dengan sebutan "cairan emas" karena warnanya yang kuning pekat serta kandungan gizinya yang luar biasa tinggi. Ia bahkan menyebut, jika colostrum mengandung ratusan protein yang sangat dibutuhkan, pada hari-hari pertama paska bayi lahir.
"Kolostrum warnanya itu kuning pekat benar-benar seperti cairan emas karena mengandung ratusan protein" sambungnya
Baca Juga:
Ibu Hamil Dilarang Minum Air Dingin? dr. Ngabila Salama: Mitos!
Menurut dr. Ngabila, apapun klaim yang dicantumkan pada kemasan susu formula, tidak satu pun produk yang bisa menyamai kandungan antibodi alami dalam kolostrum. Colostrum, diketahui kaya akan IgG dan IgM, dua jenis antibodi penting yang berperan besar dalam membangun sistem kekebalan tubuh bayi, khususnya pada hari-hari pertama kehidupannya.
Bukan sekadar soal kekebalan tubuh, kandungan protein dari colostrum juga berkontribusi pada hormon pertumbuhan sekaligus kecerdasan bayi. Dari segi nilai gizi, dr. Ngabila menyebutkan bahwa kolostrum memiliki kandungan protein hingga 20 kali lipat lebih tinggi dibanding ASI yang keluar pada masa-masa setelahnya.
"Protein yang tidak mungkin ada di susu formula merek apapun. Susu formula bisa klaim apapun, tetapi dia tidak bisa menghasilkan antibodi yang sama seperti manusia, itu sangat penting untuk zat kekebalan tubuh. IGG, IGM banyak sekali ya. Lalu juga antibodi itu tadi juga bagaimana dia protein untuk hormon pertumbuhan dan kecerdasan... dan kolostrum ini 20 kali lipat protein dan nilai gizinya lebih tinggi daripada ASI yang selanjutnya diberikan" sambungnya.
Baca Juga: Bukan Suplemen Khusus Apalagi Daun Katuk, Kebahagiaan Ibu Adalah Kunci ASI Lancar
Hal itu lah, yang membuat dr. Ngabila berharap supaya para ibu baru tidak buru-buru menyerah dan beralih ke susu formula hanya karena ASI belum keluar deras. Apalagi, sang bayi juga menyimpan lemak coklat yang berfungsi sebagai cadangan makanan di tiga hari pertama kehidupannya.
"Bayi baru lahir 3 hari tidak minum satu tetes air susu pun itu bisa hidup karena dia masih punya lemak coklat," kata dr. Ngabila
Sehingga periode kehadiran kolostrum merupakan momentum emas yang idealnya tidak dilewatkan begitu saja, mengingat manfaatnya yang tidak dapat digantikan oleh produk apa pun di pasaran.





