Eddy Soeparno Usulkan Tiga Prioritas Penguatan Ketahanan Energi Nasional Menuju Target Emisi Nol Bersih

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengusulkan tiga prioritas penguatan ketahanan energi nasional yang dapat dijalankan pemerintah dalam jangka pendek, menengah, dan panjang sebagai bagian dari strategi menuju target emisi nol bersih atau net zero emission.

Untuk jangka pendek, Eddy mengusulkan pemerintah memperkuat kapasitas kilang nasional, mempercepat elektrifikasi, serta melakukan substitusi energi untuk mengurangi ketergantungan impor.

Fokus Bioenergi hingga Energi Hidrogen

Pada jangka menengah, Eddy mengusulkan pengembangan bioenergi melalui pemanfaatan biodiesel, bioetanol, biogas, dan bahan bakar penerbangan berkelanjutan atau sustainable aviation fuel (SAF).

Sementara untuk jangka panjang, ia menilai Indonesia perlu mempersiapkan pengembangan energi hidrogen dan pembangkit listrik tenaga nuklir sebagai bagian dari strategi transisi energi.

Eddy mengingatkan Indonesia tidak boleh hanya menjadi pengikut dalam agenda transisi energi global.

"Kita harus menjadi policy shaper (penentu kebijakan), bukan sekadar policy taker (penerima kebijakan).", ujar Eddy.

Dorong Peran Generasi Muda dalam Transisi Energi

Menurut Eddy, Indonesia memiliki sumber daya alam, potensi energi terbarukan, dan modal demografi yang sangat besar untuk mendukung penguatan ketahanan energi nasional.

"Dengan strategi yang tepat, kita mampu mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang kuat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.", kata Eddy.

Eddy juga mengajak generasi muda mengambil peran aktif dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui inovasi, riset, kewirausahaan hijau, dan kepemimpinan.

"Anak-anak muda adalah aktor utama yang akan menentukan arah pembangunan Indonesia. Inovasi, riset, kewirausahaan hijau, dan kepemimpinan generasi muda akan menjadi faktor penentu keberhasilan Indonesia mencapai target pembangunan berkelanjutan.", ungkap Eddy.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dubes Iran: Negara-Negara Bersahabat Akan Terima Perlakuan Khusus di Selat Hormuz
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Catat! Jalur Puncak One Way Arah Atas Mulai Diberlakukan
• 14 jam laluokezone.com
thumb
China luncurkan kelompok satelit baru untuk Konstelasi Spacesail
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Ekonom: B50 bisa bantu rupiah dan neraca dagang tanpa bebani APBN
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Sahroni Minta Bandar yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Ditangkap: Ini Berbahaya
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.