Om Zein Dipanggil Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta Klarifikasi Soal Lagu ‘Lalaki Langit, Lalanang Bejad’

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Nama Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau disapa Om Zein jadi perhatian publik setelah memperkenalkan lagu yang berjudul ‘Lalaki Langit, Lalanang Bejad’.

Lagu berbahasa Sunda itu memicu polemik di berbagai kalangan karena dinilai mendiskreditkan atau merendahkan perempuan.

Baca Juga :
Ikut KDM Touring ke Jogja, Om Zein Kena Kritik Warga Purwakarta: Ngapain Sih?
Usai Lagunya Tuai Polemik, Video Lawas Om Zein Baca Puisi ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’ Kembali Viral

Gelombang kritik masih terus mengalir kepadanya, tak sedikit netizen memberikan reaksi ketus di akun Instagram miliknya.

Kini Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memanggil Bupati Purwakarta itu ke kantor Gubernur di Bandung untuk menjelaskan maksud dari lagu tersebut.

Meski tidak dapat memberikan hukuman, namun Kang Dedi Mulyadi (KDM) memberikan pembinaan terhadap kepala daerahnya. 

Dihadapan Dedi Mulyadi, Om Zein mengungkapkan bahwa lagu tersebut berawal dari suasana kebatinannya dahulu jauh sebelum menjadi Bupati.

Menurutnya setiap orang menghadapi perjalanan spiritual yang berbeda-beda, termasuk dengan dirinya.

“Jadi kan perjalanan spiritual setiap orang tuh kan berbeda-beda. Kisah hidup seseorang selalu berbeda-beda. Cerita cinta, cerita asmara setiap orang itu berbeda-beda. Termasuk cerita cinta, asmara dan keluarga saya,” ungkap Om Zein pada tayangan YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau Om Zein
Photo :
  • Tangkapan Layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Awalnya ia menulis lirik lagu tersebut dalam bentuk puisi pada tahun 2020 yang berangkat dari kisahnya menjadi seorang pengembara yang tersesat.

Kemudian Dedi Mulyadi meluruskan bahwa lagu ini dibuat berkaitan dengan karakter Om Zein yang dahulu merupakan seorang lelaki nakal petualang cinta.

“Saya suka menyebutkan, ini adalah Bupati yang jujur karena mengakui sebelum menjadi Bupati sudah meniduri sekian ratus wanita, betul nggak?” terang Dedi Mulyadi.

“Iya jadi cerita tentang diri saya sendiri,” jawab Bupati Purwakarta itu.

Kemudian, Om Zein juga menerangkan mengapa dirinya menggunakan kalimat-kalimat tersebut untuk menggambarkan suasana hatinya saat itu.

“Saya berpikir pada saat itu, kenapa saya pakai dengan kalimat bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan yang menciptakan saya jadi laki-laki. Karena kalau saya diciptakan menjadi perempuan dan tentunya saya nakal karena laki-laki juga dalam posisi nakal, maka saya akan beresiko tinggi seperti apa yang disebutkan dalam lagu itu,” jelas Om Zein.

Baca Juga :
4 Fakta Kontroversi Lagu 'Lalaki Langit' Karya Bupati Purwakarta, Berujung Somasi hingga Diperiksa Kemendagri
Seusai Lagunya Menuai Kritik, Om Zein Bersyukur Masih Diperhatikan Publik: Bentuk Kasih Sayang
Kronologi 'Lalaki Langit Lalanang Bejad' Tuai Kecaman dan Somasi, Om Zein Akhirnya Janji Hapus Lagu

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saham CMRY, MYOR, SIDO Masuk Radar Sinarmas Sekuritas Walau Daya Beli Masih Lemah
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
MUI Dorong Penerapan Hukuman Mati bagi Koruptor sebagai Langkah Terakhir
• 15 jam lalueranasional.com
thumb
Burung Bicara Sebelas Kata
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Transisi Haji Berjalan Baik, Kinerja Kemenhaj Diapresiasi Penasihat Khusus Presiden
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Pria India Ubah Rp1 Juta Jadi Rp104 Triliun, Ini Rahasianya
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.