Jakarta: Menteri Luar Negeri Sugiono bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih menyambut kedatangan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong saat tiba di Bandara Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta pada Minggu 5 Juli 2026.
“Kedatangan PM Lawrence Wong ke Jakarta dalam rangka menguatkan hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura, serta mengoptimalkan potensi kerja sama di berbagai bidang yang bisa ditingkatkan oleh kedua negara,” sebut keterangan Kementerian Luar Negeri RI yang diterima Metrotvnews com.
Baca Juga :
PM Singapura Lawrence Wong Akan Kunjungi Jakarta untuk Leaders' Retreat KeduaHubungan diplomatik antara Indonesia dan Singapura telah terjalin selama 59 tahun. Kerja sama yang konstruktif dilakukan oleh kedua negara seiring berjalannya waktu. Leaders retreat PM Wong akan melakukan kunjungan kerja ke Jakarta untuk menghadiri Leaders' Retreat Singapura-Indonesia yang dipimpin bersama Presiden Prabowo.
Dalam siaran pers kantor PM Singapura, Minggu, 5 Juli 2026, pertemuan tahunan tersebut menjadi Leaders' Retreat kedua antara PM Wong dan Presiden Prabowo, sekaligus menegaskan komitmen kedua negara untuk terus memperkuat hubungan bilateral dan memperluas kerja sama di berbagai bidang strategis.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin akan membahas peluang memperdalam kolaborasi di berbagai sektor yang menjadi kepentingan bersama.
Selain itu, mereka juga akan menerima laporan perkembangan berbagai proyek bilateral yang telah dijalankan sejak Leaders' Retreat sebelumnya yang berlangsung di Singapura pada Juni 2025.
Wong dan Prabowo juga dijadwalkan bertukar pandangan mengenai berbagai perkembangan kawasan maupun isu-isu global.
Dalam kunjungannya ke Jakarta, Wong akan didampingi sejumlah menteri kabinet, antara lain Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Perdagangan dan Industri Gan Kim Yong, Menteri Koordinator Pelayanan Publik merangkap Menteri Pertahanan Chan Chun Sing, Menteri Luar Negeri Vivian Balakrishnan, Menteri Pembangunan Sosial dan Keluarga Masagos Zulkifli, serta Menteri Tenaga Kerja yang juga membidangi Energi dan Sains & Teknologi Tan See Leng.




