Tapir di Mesuji Mati Ditombak & Disembelih Warga, BKSDA Bengkulu Beri Imbauan tak Ganggu Satwa Liar

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,BKSDA Bengkulu masih dalami informasi terkait tapir disembelih warga

 03 Jul 2026, 13:54 WIB | Antara | Umum | 2675 Karakter

Baca Juga
  • Kabar Tapir Disembelih dan Dimasak di Mesuji, Kemenhut Turun Tangan
  • Warga Jateng Sering Komplain Jalan Rusak, Gubernur Ahmad Luthfi Salahkan Hujan
  • Kutuk Rentetan Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pesantren Berbenah

 

BANDARLAMPUNG -- Seekor tapir berukuran besar muncul di Jalan Lintas Register 45, Kabupaten Mesuji, Lampung. Namun hewan dilindungi tersebut akhirnya mati usai ditombak lalu disembelih warga sekitar. Empat warga yang terlibat dalam pembunuhan tapir tersetbut ditangkap.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Kemunculan tapir tersebut viral setelah video dari warga beredar luas di media sosial. Tapir berukuran besar tampak berjalan santai di badan jalan. Sejumlah pengendara memilih memperlambat kendaraan, bahkan berhenti untuk menyaksikan langsung satwa bercorak hitam putih tersebut.

Namun seorang warga mengejar tapir tersebut lalu menombaknya. Para pelaku kemudian menyembelih tapir tersebut dan membagi-bagikan daging tapir kepada warga.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu mengaku masih mendalami informasi yang berkembang guna memastikan kronologi kejadian tapir yang disembelih warga Mesuji, Provinsi Lampung, secara utuh. "Ya, kami sudah dapat informasinya bahwa tapir yang viral di Mesuji telah mati disembelih warga. Saat ini tim kami juga telah menuju lokasi untuk berkomunikasi dengan Polres serta melakukan peninjauan langsung," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Lampung BKSDA Bengkulu Itno Itoyo saat dihubungi dari Bandarlampung, Jumat.

Ia menjelaskan BKSDA sebelumnya memang menerima potongan video pada Kamis (2/7) pagi terkait tapir yang melintas di Jalan Lintas Register 45 Kabupaten Mesuji. Dalam potong video tersebut seolah warga berupaya melakukan penyelamatan terhadap satwa tersebut.

"Maka kami telah melakukan imbauan melalui media sosial untuk mencegah masyarakat melakukan tindakan yang dapat membahayakan satwa liar maupun keselamatan warga," katanya.

 

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pilot AMA Tewas Ditembak KKB, DPR Usul Kementerian HAM Bentuk Desk Khusus Tangani Konflik Papua
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Terpilih Aklamasi, Akhmad Ariesta Gemilang Pimpin Himpunan Alumni IPB Sulsel 2026–2030
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik 1.400 Meter Disertai Gemuruh
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
PM Singapura Lawrence Wong Temui Prabowo di Jakarta Besok, Ini yang Dibahas
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Metro Community - Komunitas Indoswing: Wadah Pecinta Musik dan Gaya Hidup Retro di Jakarta
• 17 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.