KLH akan Selidiki Penyebab Kebakaran TPA Jatiwaringin

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Tangerang: Kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, akan diselidiki setelah api berhasil dipadamkan. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menegaskan langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan sekitar 15 hektare area TPA.

"Kita sekarang fokusnya adalah pemadaman dan pencegahan penyebaran. Enggak mungkin juga saya olah TKP di sini nyari penyebab, enggak mungkin sekarang," ujar ?Deputi Bidang Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup, Rizal Irawan, Minggu, 5 Juli 2026.

Rizal menuturkan, pihaknya akan menerjunkan tim khusus untuk melakukan penyelidikan. "Nanti upaya-upaya penegakan hukum kita lihat setelah proses pemadamannya selesai. Baru kita akan turun kan lagi tim untuk melakukan penyelidikan ke sini," kata Rizal.
 

Baca Juga :

Kebakaran TPA Jatiwaringin Jadi Alarm bagi Sistem Pengelolaan Sampah

Sementara? Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat menyebutkan kebakaran di TPA Jatiwaringin kini tinggal menyisakan sekitar 3,6 persen dari total area 18 hektare. Ia menilai progres pemadaman sudah menunjukkan hasil signifikan dibanding kondisi awal.

"Tadinya sekitar 70 persen daerah ini membara. Kemudian secara bertahap, kerja keras dimatikan, diberi air dari bawah, disuntik ke bawah, dari atas helikopter jalan terus, pemadam kebakaran dan sebagainya, maka sekarang tinggal 3,6 persen. Artinya ini suatu angka yang luar biasa," ujar Jumhur.

Jumhur berharap proses pemadaman dapat tuntas dalam waktu dekat, termasuk dengan dukungan potensi hujan di wilayah tersebut. Ia juga menegaskan upaya pemadaman terus dilakukan secara maksimal.

"Mudah-mudahan sore, malam ini atau besok, itu bisa betul-betul tuntas. Kita berharap sambil bekerja keras, serta berdoa mudah-mudahan ada hujan," ucap Jumhur. 


Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat bersama ?Deputi Penangananan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen TNI Budi Irawan saat meninjau lokasi kebakaran TPA Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang. (Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir)


Di sisi lain, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut operasi modifikasi cuaca (OMC) belum dapat dilakukan karena kondisi atmosfer belum mendukung. Berdasarkan pemantauan BMKG, awan hujan diperkirakan baru terbentuk dalam beberapa hari ke depan.

"Untuk modifikasi cuaca kita harus menunggu awan yang mengandung air. Informasi dari BMKG, dalam waktu dekat sekitar 6-7 hari lagi akan ada awan, kita akan langsung lakukan. Itu cara paling efektif karena volume airnya tentu lebih besar daripada water bombing," ungkap Deputi Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan.

Sebagai alternatif, BNPB telah menyiapkan dua helikopter water bombing serta metode injeksi air langsung ke dalam tumpukan sampah. Namun, karakter kebakaran yang berada di dalam lapisan sampah membuat proses pemadaman menjadi lebih sulit.

"Tapi kita sudah membawa alat untuk menginjeksi, semacam pipa dimasukkan ke dalam kemudian disemprotkan. Semuanya kita lakukan untuk pemadaman," terang Budi. 

Sebelumnya, Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono mengatakan, operasi modifikasi cuaca (OMC) akan dilakukan sebagai upaya untuk mempercepat pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang. 

"Jadi kemungkinan dari BMKG tadi, besok kemungkinan akan ada hujan tipis-tipis, sehingga mungkin dimungkinkan untuk melakukan OMC besok," kata Diaz, saat meninjau lokasi kebakaran di TPA Jatiwaringin, Sabtu, 4 Juli 2026.

Kebakaran di TPA Jatiwaringin telah berlangsung selama enam hari. Kebakaran itu terjadi sejak Selasa, 30 Juni 2026 hingga kini api masih belum dapat dipadamkan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Zodiak Paling Santai yang Tidak Suka Membuat Drama
• 15 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pilu Wanita Disabilitas Korban Perkosaan di Kendari Dianiaya hingga Keguguran
• 10 jam laludetik.com
thumb
China luncurkan kelompok satelit baru untuk Konstelasi Spacesail
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Bayi Terbungkus Kain Sarung Ditemukan di Cigombong Bogor, Polisi Selidiki
• 14 jam laludetik.com
thumb
KLH akan Investigasi Sebab Kebakaran TPA Jatiwaringin, Lokasi Pernah Kena Sanksi
• 17 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.