Adira Finance (ADMF) Komitmen Tetap Penuhi Saham Free Float 10 Persen

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk atau Adira Finance (ADMF) berkomitmen untuk memenuhi target porsi minimal saham publik (free float) sebesar 10 persen.

PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) berkomitmen untuk memenuhi target porsi minimal saham publik (free float) sebesar 10 persen. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk atau Adira Finance (ADMF) berkomitmen untuk memenuhi target porsi minimal saham publik (free float) sebesar 10 persen. Hingga akhir Juni 2026, porsi free float saham ADMF berada di level 6,58 persen dari total saham tercatat.

Hal itu mencerminkan keputusan perseroan tetap mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pasca merger dengan PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) beberapa waktu lalu. 

Baca Juga:
Adira Finance (ADMF) Raup Laba Bersih Rp1,54 Triliun Pascamerger

Perseroan sebelumnya telah mengumumkan rencana untuk menaikkan free float menjadi 7,5 persen paling lambat 31 Maret 2026, sedangkan free float 10 persen sampai 26 Juni 2026. Namun, semua target tersebut belum terpenuhi.

Sekretaris Perusahaan Adira Finance, Veronika Dyah Puspitaningrum mengatakan, perseroan bersama dengan pemegang saham pengendali tengah melakukan kajian dan evaluasi atas berbagai alternatif yang tersedia untuk memenuhi ketentuan free float, termasuk berkomunikasi dengan regulator.

Baca Juga:
Adira Finance (ADMF) Siap Tebar Dividen Rp772,37 Miliar, Ini Jadwalnya

"Perseroan akan terus mengambil langkah-langkah yang dipandang perlu sesuai dengan kondisi dan kebutuhan perseroan," katanya.

Adira Finance sebelumnya melakukan penggabungan usaha atau merger dengan Mandala Finance pada 26 Juni 2025, mengacu pada pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sesuai rencana, kenaikan free float menjadi 10 persen ditargetkan terpenuhi satu tahun setelah merger.

Merger tersebut juga dibarengi dengan penawaran tender wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) yang membuat saham pengendali, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) dan MUFG Bank Ltd naik signifkan dan menekan porsi free float.

Hingga akhir Mei 2026, Bank Danamon memiliki 920.700.000 (74,50 persen) saham ADMF, sementara MUFG menggenggam 233.757.759 (18,92 persen). Oleh karena itu, pengendali memiliki 93,42 persen saham dengan porsi masyarakat di bawah 5 persen tersisa 6,58 persen.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jadi Pemilik Baru, Nex Datacenter Berencana Suntik Aset kepada MGLV
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
6 Pemain Persija Masuk TC Timnas Indonesia di Bali
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Beijing Kembali Diguyur Hujan Es Sebesar Telur Ayam, Menjadi Topik Hangat di Media Sosial
• 19 jam laluerabaru.net
thumb
Gunung Merapi Keluarkan 1 Awan Panas Guguran dan 21 Guguran Lava dalam Sehari
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
PLN Siapkan Jalan Menuju PLTS 100 GW, Tantangan Menanti
• 1 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.