IHSG Diproyeksi Variatif, Pasar Cermati Data Cadangan Devisa RI-Neraca Dagang AS

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bervariasi pada Senin (6/7). Sebelumnya, IHSG berakhir di zona merah, dengan ditutup menguat 131,22 poin atau 2,26 persen ke 5.875,78 pada penutupan perdagangan Jumat (3/7). Analis Phintraco Sekuritas menilai penguatan IHSG pada Jumat (3/7) berbarengan dengan mayoritas indeks bursa global yang juga ditutup menguat. Menurutnya, hal ini merupakan faktor positif dari harapan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menunda kenaikan suku bunga. “Selain itu berlanjutnya koreksi harga minyak mentah juga meredam kekhawatiran akan menguatnya laju inflasi akibat kenaikan harga energi,” tulis Phintraco Sekuritas melalui risetnya, dikutip Senin (6/7). Dari domestik, investor dinilai akan mencermati data cadangan devisa yang akan dirilis pada Selasa (7/7), indeks keyakinan konsumen pada Rabu (8/7), data penjualan ritel dan penjualan sepeda motor pada Kamis (9/7), serta penjualan mobil pada Jumat (10/7). Koreksi harga minyak dan rebound harga emas diperkirakan masih menjadi faktor positif pada awal pekan ini. “Diperkirakan IHSG berpotensi uji level psikologis 6.000 pada awal pekan ini,” tulis Phintraco. Selain itu, investor akan mencermati data FOMC minutes untuk mengungkapkan pandangan pejabat The Fed yang terbelah mengenai kebijakan moneter, diikuti oleh dirilisnya data ISM Services PMI, existing home sales, dan neraca perdagangan AS. Phintraco Sekuritas pun merekomendasikan saham-saham seperti ASII, DSSA, AVIA, NCKL, EMAS dan ELSA untuk diperhatikan Senin (6/7). Di sisi lain, analis MNC Sekuritas melihat penguatan pada Jumat (3/7) masih didominasi oleh volume pembelian, namun penguatannya tertahan oleh MA20. Dalam timeframe secara mingguan, IHSG terkoreksi 0,35 persen dan masih didominasi oleh tekanan jual. Oleh karena itu, MNC Sekuritas memperkirakan posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam. “Sehingga diperkirakan IHSG masih rawan koreksi menguji 5.472-5.540. Namun, cermati skenario merah di mana IHSG saat ini sedang membentuk bagian awal dari wave [v] dari wave 3,” tulis MNC Sekuritas dalam risetnya. Adapun analis MNC Sekuritas merekomendasikan saham AVIA, JPFA, MLPL, dan PSAB untuk diperhatikan sepanjang Senin (6/7). — Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan Keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual produk investasi tertentu


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Maling Motor di Klender Gagal Total Berkat Kunci Ganda
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bukan ke Persib, Jurnalis Belanda Bocorkan Klub Besar yang Menginginkan Ole Romeny
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Perkuat Ketahanan Energi, PGN Garap Potensi CBM di Tanjung Enim Sebesar 9,7 TCF
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Pilu Wanita Disabilitas Korban Perkosaan di Kendari Dianiaya hingga Keguguran
• 18 jam laludetik.com
thumb
Kuasa Hukum Tifa Protes Jika Jokowi Hadir Sidang Via Zoom: Nggak Bisa Kalau Alasan Keliling RI
• 23 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.