Pantau - Petenis nomor satu dunia Jannik Sinner memastikan langkah ke perempat final Wimbledon 2026 setelah mengalahkan petenis kualifikasi asal Jepang Shintaro Mochizuki dengan skor 6-3, 7-6(0), 6-3 pada babak keempat, sehingga mencatatkan lima penampilan beruntun di delapan besar turnamen Grand Slam tersebut.
Sinner Tampil Dominan Hadapi MochizukiSinner mengaku sempat mempelajari permainan lawannya karena keduanya baru pertama kali bertemu di level profesional.
"Ini pertama kalinya kami bertanding, jadi saya tidak tahu persis apa yang akan dihadapi. Saya mencoba menangani situasi sedikit lebih baik darinya dan saya berhasil melakukannya," ungkapnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada Mochizuki yang mampu melaju jauh dari babak kualifikasi.
"Dia pemain yang luar biasa. Berasal dari babak kualifikasi dan mampu bermain pada level setinggi ini dalam waktu yang lama sungguh mengesankan. Saya hanya mendoakan yang terbaik untuknya. Dia dan seluruh timnya patut bangga," katanya.
Sinner mencatatkan 44 winner dan berhasil menggagalkan seluruh lima peluang break point yang diperoleh lawannya.
Petenis asal Italia itu menuntaskan pertandingan dalam waktu dua jam 25 menit setelah mendominasi tie-break set kedua tanpa kehilangan satu poin.
"Dia sangat menyulitkan, terutama di permukaan ini. Permainannya sangat cocok karena posturnya rendah. Namun secara keseluruhan saya mencoba bermain sedikit lebih agresif," ujarnya.
"Saya memiliki beberapa peluang pada set kedua, tetapi tidak bisa memanfaatkannya. Meski begitu, saya sangat senang dengan penampilan hari ini. Saya berusaha berkembang setiap hari dan menjadi sedikit lebih baik," lanjutnya.
Hadapi Jan-Lennard Struff di Perempat FinalBerdasarkan data ATP, Sinner kini membukukan rekor menang-kalah 24-4 di Wimbledon.
Pencapaian tersebut juga menjadikan juara bertahan Wimbledon itu sebagai petenis ke-11 pada era Open yang mampu mencapai sedikitnya perempat final Wimbledon dalam lima edisi berturut-turut.
Di babak perempat final, Sinner akan menghadapi petenis Jerman Jan-Lennard Struff yang lolos setelah Hubert Hurkacz mengundurkan diri saat pertandingan babak keempat masih berlangsung.
"Dia pemain yang sangat agresif dan memiliki servis yang sangat keras. Kita lihat nanti. Yang terpenting sekarang adalah beristirahat dan memikirkan pertandingan itu besok," ungkapnya.
"Saya sangat menghormatinya. Kami sudah beberapa kali bertemu. Terakhir kali di lapangan rumput Halle dan itu pertandingan yang sangat ketat. Jadi kita lihat saja nanti," katanya.




