DPR Usul Bentuk Unit Khusus Buat Jaga Bandara Perintis di Papua, Ini Alasannya

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal menilai insiden penembakan pilot maskapai Associated Mission Aviation (AMA) berpotensi mempengaruhi kredibilitas Indonesia di dunia aviasi.

Menurutnya, insiden tersebut harus menjadi catatan serius bagi TNI dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Baca Juga :
Pabrik Vape Ganja Jaringan Internasional di Bali Dibongkar! Tiga WNA Ditangkap
Heboh Dugaan Penyelundupan Emas 8,3 Kg di Bandara Singkawang, Penyelidikan Polisi Bikin Kaget

“Penembakan pilot AMA bisa berdampak pada kredibilitas Indonesia di dunia aviasi. Ini jadi catatan tragedi yang mesti menjadi perhatian TNI dan Kemenhub,” ujar Rizal kepada tvOnenews.com, Senin, 6 Juli 2026.

Atas hal ini, Rizal mengatakan Komisi I DPR akan meminta Kemenhub dan TNI untuk meningkatkan pengawasan dan pengamanan di seluruh bandara di Indonesia.

Dia pun mengusulkan agar TNI membentuk unit khusus untuk mengawasi bandara perintis di Papua.

“Mungkin sudah saatnya ada unit khusus dari TNI, sebaiknya dari KOPASGAT, untuk menjaga bandara perintis,” ungkap Rizal.

Sebelumnya, pilot maskapai AMA, Nicholas F. Goselin, tewas saat pesawat perintis yang dikendarainya mendarat di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Yahukimo pada Kamis, 2 Juli 2026.

Warga Negara Amerika Serikat (AS) itu tewas akibat serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Pesawat tersebut diserang dan dibakar oleh KKB. Nicholas kemudian tewas akibat ditembak KKB. Sementara itu, tujuh penumpang dalam pesawat itu dinyatakan selamat.

tvOnenews.com/Syifa Aulia

Baca Juga :
Jenazah Pilot AS Korban Penembakan KKB di Yahukimo Diterbangkan ke Jakarta, Selanjutnya Diurus Kedubes Amerika
Satgas Ops Damai Cartenz Buka Suara soal PT AMA, Tegaskan Hanya Jalankan Misi Kemanusiaan
Satgas Ops Damai Cartenz Ungkap Hasil Visum Pilot WN Amerika yang Tewas Ditembak

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tiga Putra Mendiang Ali Khamenei Hadiri Pemakaman, Pemimpin Tertinggi Mojtaba Tak Terlihat
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Sudah 5 Hari Hilang, Mahasiswi Telkom University Bandung Ini Masih Dicari
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Cara Cek Status Pencairan Bansos PKH-BPNT Juli 2026, Bisa Pakai NIK KTP
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Adu Kuat Bank Kecil Milik Konglomerat pada Kuartal II/2026, Intip Prospek Kinerjanya
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Melihat Taruna Akmil Latih Siswa-Guru Sekolah Rakyat
• 4 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.