Seorang ojek online (ojol) bernama Rosa (26 tahun) mengalami musibah bertubi-tubi. Ia yang merupakan penyandang tunarungu sejak lahir bekerja keras untuk menghidupi keluarganya.
Rosa ditabrak mobil angkutan kota (angkot) di depan Salon Lia, di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, pada Minggu (5/7).
Setelah ditabrak angkot, sepeda motor Honda Scoopy miliknya juga dicuri oleh seseorang yang berpura-pura menolongnya saat kecelakaan.
Saat itu, Rosa sedang mengambil orderan di Pasar Baru, Kota Medan. Dari arah belakang, angkot tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dan menyerempet Rosa hingga terjatuh. Warga sekitar kemudian berusaha menolong Rosa.
Salah satu saksi bernama Vandi mengatakan bahwa ia menerima laporan dari warga bahwa temannya, Rosa, mengalami kecelakaan. Ia pun datang ke lokasi untuk melihat kondisi Rosa.
“Sekitar pukul 11.45 WIB, orang yang nolongin dia menelepon saya, ‘Bang, kakak ini kecelakaan’. Jadi saya refleks, tolong kirim lokasi ke saya, tolong fotokan dia,” kata Vandi saat ditemui di kediaman Rosa di Medan, Senin (6/7).
Vandi menuturkan, setelah Rosa ditolong warga sekitar, ia datang ke lokasi dan membawa Rosa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama. Sementara itu, kendaraan Rosa dititipkan di salon.
Salah satu warga juga ikut mengantar Rosa ke rumah sakit. Belakangan, orang tersebut diduga menjadi pelaku pencurian sepeda motor milik Rosa.
“Jadi kita angkat lah ini adik kita ke becak. Beliau juga ikut ini, si pelaku ini juga ngangkat. Seakan-akan orang baik juga lah dia. Kita enggak ada kepikiran yang negatif karena kita kan nengok adik kita ini sudah nyesek dada. Jadi kita kasih pertolongan pertama, kita angkat ke becak,” ujar Vandi.
Sepeda motor milik Vandi dan Rosa kemudian dititipkan di salon tersebut. Mereka lalu berangkat ke rumah sakit membawa Rosa. Sebelum pergi, Vandi berpesan kepada pegawai salon agar tidak memberikan kunci kendaraan milik Rosa kepada siapa pun.
Namun, terduga pelaku pencurian berdalih sebagai pegawai salon dan mengajak salah satu teman Rosa yang juga tunarungu kembali ke salon untuk mengambil kendaraan milik Rosa.
“Jadi berboncengan lah berdua orang ini ke salon. Dia minta kunci ke pihak salon. Pihak salon menjawab, ‘Aku sudah diamanahkan’. Karena dia membawa salah satu dari kawan adik saya ini, yang memang tunarungu. ‘Kakak enggak percaya sama aku, ini kawannya lho’. Jadi pemikiran pihak salon, kawan yang memang sudah dari awal menolong, dikasihlah kuncinya,” jelas Vandi.
Setelah itu, terduga pelaku dan teman Rosa yang tunarungu tersebut pergi bersama. Beberapa saat kemudian, keduanya berpisah dan terduga pelaku membawa kabur sepeda motor milik Rosa.
“Seakan-akan kawan tunarungu ini jadi kena umpan sama si pelaku. Dia enggak kenal sama pelaku. Jadi kawan tunarungu ini tetap fokus ke rumah sakit lagi. Dia enggak nengok ke belakang, jadi terpisah. Tapi enggak tahu pisahnya di mana,” ucap Vandi.
Vandi mengatakan Rosa menjalani pemeriksaan di rumah sakit. Hasilnya, Rosa tidak mengalami luka serius dan hanya mengalami memar di bagian dada akibat benturan setang motor dengan angkot.
“Kita di rumah sakit pengecekan. Kita rontgen. Alhamdulillah enggak ada kenapa-napa. Jadi efek dari memarnya terhantam sama setang itu,” imbuh Vandi.
Keluarga dan pihak persatuan ojol kemudian membuat laporan ke Polsek Medan Baru atas kejadian yang dialami Rosa.
Gerindra Langsung Belikan MotorTim Gerindra Sumut langsung memberikan bantuan berupa sepeda motor Honda Scoopy kepada Rosa atas musibah yang menimpanya.
“Memberikan nanti sebuah sepeda motor yang sama hilang. Hari ini kita bawa adik ini ke showroom untuk mengambil sepeda motor itu, atas arahan dari pimpinan dengan merek yang sama,” kata Taufik, tim Gerindra Sumut, di kediaman Rosa.
Polisi SelidikiSementara itu, Kapolsek Medan Baru, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan masih melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku pencurian.
“Kita sudah terima laporan. Kini masih penyelidikan dan sudah olah tempat kejadian perkara (TKP),” kata Bambang saat dihubungi, Senin (6/7).





