Venezuela Peringati Hari Kemerdekaan ke-215 di Tengah Krisis Pascagempa

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Caracas: Venezuela memperingati Hari Kemerdekaan ke-215 pada Minggu, 5 Juli 2026, di tengah upaya pemulihan pascagempa bumi yang melanda negara itu pada 24 Juni lalu dan menewaskan ribuan orang.

Dalam upacara militer memperingati hari kemerdekaan, Presiden interim Venezuela Delcy Rodríguez menegaskan negaranya tetap bersatu meski menghadapi bencana besar.

"Tidak akan ada gejolak sosial di sini. Apa yang kita miliki di sini adalah solidaritas sosial yang mendalam," kata Rodríguez, dikutip Al Jazeera, Senin, 6 Juli 2026.

Pernyataan itu disampaikan di tengah kritik terhadap respons pemerintah dalam menangani dampak gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni.

Kementerian Komunikasi dan Informasi Venezuela melaporkan jumlah korban tewas telah mencapai 3.342 orang, sementara 16.740 lainnya mengalami luka-luka. Sebanyak 17.345 warga dilaporkan kehilangan tempat tinggal.

Gempa tersebut merusak wilayah di sepanjang pesisir utara Venezuela, termasuk La Guaira dan kawasan metropolitan Caracas, dan menjadi bencana alam paling mematikan yang dialami negara itu dalam lebih dari satu abad.

Sejumlah kelompok oposisi dan warga menilai distribusi bantuan kemanusiaan berlangsung lambat. Beberapa pihak juga menuduh pemerintah menghambat masuknya bantuan internasional.

Rodríguez membantah kritik tersebut dan menuduh ada pihak yang berupaya melemahkan institusi negara.

"Saat ini ada upaya untuk menyerang institusi Venezuela. Tidak boleh ada ruang bagi segala bentuk konspirasi, baik dari dalam maupun luar negeri," ujarnya.

Rodríguez dilantik sebagai presiden interim pada Januari setelah sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden di pemerintahan Nicolás Maduro.

Sementara itu, tokoh oposisi María Corina Machado menyerukan persatuan nasional dalam pesan Hari Kemerdekaan Venezuela.

Machado, yang masih berada di luar negeri, mengatakan Venezuela dan Amerika Serikat memiliki komitmen yang sama terhadap nilai-nilai kebebasan dan demokrasi.

Ia juga kembali menegaskan tuntutannya agar Venezuela menggelar pemilihan umum baru, dengan menyatakan oposisi memiliki mandat demokratis untuk memimpin negara tersebut. (Kelvin Yurcel)

Baca juga:  Korban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Jadi 3.342 Orang, 16.740 Terluka


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Ungkap Menhut Raja Juli Baru Lapor Tolak Gratifikasi Bupati Kuansing Jumat 3 Juli 2026
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Sedeng Ditangkap Gegara Curi Motor di Tangsel, Sempat Sembunyi di Plafon Kamar Kekasihnya
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Pimpin Apel Gabungan OPD, Bupati Andi Utta: Semua Hal Baik Berawal dari Kedisiplinan
• 6 jam laluterkini.id
thumb
Tim gabungan evakuasi 150 penumpang kapal rusak dari perairan Pulau Pari
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Dibantai Thailand di AVC Girls’ U18 Championship 2026, Manajer Garuda Pertiwi Buka Suara
• 7 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.