Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) berhasil menekan overpopulasi kucing liar di wilayah DKI Jakarta.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Hasudungan Sidabalok mengatakan jumlah populasi kucing liar di Jakarta per bulan Juni sudah mencapai sekitar 1.000 ekor. Padahal di tahun 2024, jumlah populasi kucing di Jakarta mencapai 840 ribu ekor.
Ia menambahkan, pengendalian tersebut berhasil dikendalikan lewat kegiatan sterilisasi secara gratis.
“Sudah bisa karena kita rutin lakukan steril gratis,” ujar Hasudungan saat dikonfirmasi kumparan pada Senin (6/7).
Sebelumnya pada tahun 2017, jumlah populasi kucing liar di DKI Jakarta mengalami overpopulasi mencapai lebih dari 700 ribu ekor. Dan pada tahun 2024 tercatat jumlah populasi nya bertambah mencapai 860 ribu ekor.
Tak sedikit dari kucing liar tersebut mengalami kekerasan akibat berkeliaran di jalan bahkan ada juga yang terjangkit virus dan berbagai macam penyakit lainnya yang dikhawatirkan dapat menular ke manusia atau hewan lainnya.
Namun hal tersebut dapat dikendalikan DKPKP DKI yang secara rutin menyelenggarakan program sterilisasi kucing gratis, khususnya untuk kucing lokal/domestik.
Jadwal, lokasi, dan kuota sterilisasi diadakan berkala berdasarkan wilayah (Suku Dinas) Jakarta. Program ini diprioritaskan untuk mengendalikan populasi hewan dan mencegah penyebaran penyakit.





