Kejurnas Woodball 2026 jadi seleksi Indonesia menuju Piala Dunia

antaranews.com
8 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kejuaraan Nasional Woodball 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta, 6-10 Juli, menjadi ajang seleksi bagi atlet-atlet terbaik Indonesia menuju World Cup Woodball 2026 di Perlis, Malaysia.

Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWBA) Aang Sunadji mengatakan Kejurnas tahun ini mencatat sejarah sebagai penyelenggaraan dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 223 atlet dari 16 provinsi.

“Kejuaraan Nasional tahun ini menjadi yang terbesar yang pernah kami selenggarakan. Kami sengaja menggratiskan partisipasi agar daerah tidak terbebani biaya sehingga bisa mengirimkan atlet terbaiknya, bahkan hingga tim junior,” kata Aang dalam pembukaan di Jakarta, Senin.

Kejurnas Woodball 2026 mempertandingkan 14 nomor kategori prestasi serta kategori pembinaan yang meliputi Kelompok Umur (KU) 12, KU-15, dan KU-18.

Aang mengatakan kehadiran kelompok umur menjadi bagian dari upaya IWBA memperkuat regenerasi atlet nasional. Menurut dia, pembinaan woodball tidak hanya diarahkan untuk prestasi senior, tetapi juga menyiapkan atlet muda untuk jangka panjang.

Ia menambahkan hasil Kejurnas akan menjadi salah satu bahan evaluasi utama dalam penyusunan tim nasional Indonesia untuk menghadapi World Cup Woodball 2026.

“Atlet-atlet terbaik dari Kejurnas tentu akan menjadi pertimbangan utama dalam memperkuat Tim Indonesia menuju World Cup. Kami ingin memastikan bahwa atlet yang mewakili Merah Putih benar-benar lahir dari proses kompetisi yang berkualitas,” ujar Aang.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen memberikan dukungan terbaik sebagai tuan rumah, baik dari sisi fasilitas pertandingan maupun pelayanan bagi peserta dari berbagai daerah.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Wijaya Noeradi menilai penyelenggaraan Kejurnas di Lapangan Banteng menjadi contoh pemanfaatan ruang publik dan fasilitas olahraga secara berkelanjutan.

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Pusat Irfan Backtiar mengatakan Kejurnas menjadi bagian penting dari pembinaan prestasi woodball Indonesia, terutama karena cabang olahraga tersebut memiliki peluang tampil di berbagai ajang internasional seperti World Cup, World Games, dan kejuaraan dunia lainnya.

Melalui Kejurnas Woodball 2026, IWBA berharap kompetisi nasional tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga momentum memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini.

Baca juga: Tim Woodball Indonesia jadikan SEA Games 2025 momen evaluasi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Magis Nobar Keliling, Melipat Kemewahan Jakarta di Atas Tikar
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Surat Mendagri Pertegas Posisi PPPK sebagai ASN, Sikap Pemda Bagaimana?
• 8 jam lalujpnn.com
thumb
Curi Cengkeh Untuk Beli Sabu, Dua Pelaku di Jeneponto Ditangkap Tim Pegasus, Satu Buron
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Bansos Juli 2026 Cair! Cukup Pakai NIK KTP, Langsung Ketahuan Masih Dapat atau Dicoret
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Tersangka Swasta Kasus Bupati Langkat Ditahan di Rutan Polda Sumut
• 6 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.