Purbaya: Pemerintah Tak Tutup Mata pada Kekurangan Program MBG dan Kopdes Merah Putih

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Menurut Purbaya, setiap program baru memiliki tantangan pada tahap awal sehingga pengawasan dan penyempurnaan akan terus dilakukan.

Purbaya: Pemerintah Tak Tutup Mata pada Kekurangan Program MBG dan Kopdes Merah Putih. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap kekurangan pelaksanaan program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. 

Menurutnya, setiap program baru memiliki tantangan pada tahap awal sehingga pengawasan dan penyempurnaan akan terus dilakukan. 

Baca Juga:
Purbaya Jamin Defisit APBN dan Utang Negara Tetap Aman, Ini Faktor Pendukungnya

Dia menyebutkan bahwa pemerintah telah melakukan langkah-langkah efisiensi anggaran, memperkuat mekanisme pengawasan, serta meningkatkan koordinasi dengan instansi pelaksana agar penggunaan anggaran negara semakin akuntabel.

"Pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan yang ada. Yang terpenting adalah setiap kelemahan segera diperbaiki dan pengawasannya diperkuat," ujar Purbaya dalam keterangan tertulis, Senin (6/7/2026).

Baca Juga:
Disebut Incar Influencer dan Toko Online, Purbaya: Kalau Penghasilan Tinggi Dipajaki

Dia juga menegaskan bahwa dalam setiap pembahasan kebijakan strategis di tingkat kabinet, Kementerian Keuangan selalu menyampaikan analisis mengenai risiko fiskal dan dampak anggaran sebagai bahan pertimbangan Presiden dalam mengambil keputusan. 

Purbaya memastikan seluruh keputusan pemerintah diambil melalui mekanisme pembahasan bersama dengan mempertimbangkan berbagai aspek ekonomi, sosial, serta kemampuan fiskal negara.

Baca Juga:
Purbaya Tinjau Langsung Realisasi APBN di KPPN Semarang

Selain itu, Purbaya menjabarkan kondisi fundamental perekonomian Indonesia tetap kuat dan tidak sedang menuju krisis. Pemerintah terus menjaga stabilitas ekonomi melalui pengelolaan fiskal yang pruden, penguatan pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan efektivitas pelaksanaan berbagai program prioritas nasional. 

Menurutnya, berbagai indikator makro menunjukkan perbaikan sehingga menjadi landasan optimisme terhadap prospek ekonomi ke depan.

"Perekonomian kita terus bergerak membaik. Memang masih ada tantangan, namun Indonesia tidak sedang menuju krisis. Fundamental ekonomi kita tetap kuat dan akan terus diperbaiki," ujar dia.

Purbaya menjelaskan pertumbuhan ekonomi merupakan akumulasi dari berbagai aktivitas ekonomi di tingkat masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong berbagai kebijakan yang mampu memperkuat kegiatan ekonomi riil agar manfaat pertumbuhan dapat semakin dirasakan oleh masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga memastikan inflasi tetap berada dalam kisaran yang terkendali. Sementara itu, pelemahan nilai tukar rupiah dinilai lebih dipengaruhi oleh sentimen pasar dibandingkan perubahan fundamental ekonomi nasional. Pemerintah bersama otoritas terkait terus menjaga stabilitas sistem keuangan melalui koordinasi dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Dia juga memastikan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap sehat. Defisit APBN dijaga tetap berada di bawah batas maksimal 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), sedangkan rasio utang pemerintah masih berada pada tingkat yang aman dibandingkan berbagai negara lain.

"Tahun lalu defisit APBN berada di kisaran 2,81 persen dari PDB dan tahun ini diperkirakan tetap di bawah 3 persen. Rasio utang pemerintah juga masih sekitar 40 persen terhadap PDB sehingga masih berada dalam kategori yang pruden," kata Purbaya.


(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Soal Jateng Bakal Jadi "Kandang Gajah", PDI-P: Siapa yang Bikin Hoaks?
• 3 jam lalukompas.com
thumb
MK Putuskan Pilkada Wajib Langsung, PPP Siap Jalankan Keputusan
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Indonesia Dituding Takut Amerika usai Tak Kirim Delegasi Resmi ke Pemakaman Khamenei di Iran
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Rupiah Tertekan, Dolar Singapura Sudah Dekati Level Rp14.000
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Nilai Tukar Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.995 per Dolar AS, Greenback Perkasa
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.