TANGERANG, DISWAY.ID-- Kebakaran di tempat pembuangan akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, hampir padam. Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat menyebut bahwa pemadaman kebakaran kini menyisakan sekitar 3,6 persen area.
Jumhur bilang, dirinya mendapatkan laporan dari teman-teman di lapangan bahwa sebelumnya sekitar 70 persen api melalap kawasan TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten.
BACA JUGA:Drama Transfer Selesai! Ole Romeny Lolos Tes Medis, Fortuna Sittard Amankan Jasa Sang Striker Timnas Indonesia
"Kemudian secara bertahap kerja keras dimatikan, diberi air dari bawah, disuntik ke bawah, dari atas helikopter jalan terus maka sekarang tinggal 3,6% Artinya ini suatu angka yang luar biasa Dan 3,6%," kata Jumhur, dikutip Senin, 6 Juli 2026.
Dia pun berharap, hari ini Senin, 6 Juli 2026, diperkirakan api sudah padam. Sembari berdoa, semoga kawasan tersebut diguyur hujan.
Terpenting, Jumhur meminta kepada seluruh Walikota dan Bupati khususnya yang bertanggung jawab urusan sampah, agar rutin datangi TPA-TPA yang ada di wilayahnya. Untuk memastika persiapan menghadapi kemarau panjang ini.
BACA JUGA:Memperkuat Kualitas Layanan, IPCC Lakukan Management Walkthrough Terminal Satelit Banjarmasin
"Jangan lagi ada orang yang merokok misalnya di sekitar TPA. Pastikan pemadam kebakaran didekatkan ke situ, pastikan ada sumber air, karena ada pemadam kebakaran kalau tidak ada sumber air juga percuma," tutup Jumhur.
Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan sebanyak 7 mobil Damkar masih terus berjibaku memadamkan api di sejumlah titik kebakaran.
"Ada 7 unit (Damkar) yang melakukan pemadaman. Sampai tadi pagi masih ada 3 sampai 4 titik api," kata Taufik kepada awak media, Senin, 6 Juli 2026.
BACA JUGA:7 Tempat Wisata Murah di Bekasi untuk Mengisi Liburan Sekolah 2026, Cocok Dikunjungi Semua Kalangan!
Ia bilang, personil gabungan yang disiagakan pun terdiri dari 138 orang. Bukan hanya dari Damkar, tapi juga melibatkan BNPB, TNI/Polri, Manggala Agni Kementerian LH, dan lainnya.
"Awalnya itu ada sampai 12 titik api, saat ini tinggal 4. Petugas masih tetap stanby," ungkapnya.
Tak berhenti di situ, kata Taufik, pemadaman juga masih dilakukan melalui udara dengan melibatkan helikopter water bombing milik BNPB.
Sekadar informasi, kebakaran TPA Jatiwaringin telah berlangsung sejak Selasa, 30 Juni 2026. Memasuki hari ketujuh, petugas gabungan masih berjibaku memadamkan api yang membakar timbunan sampah.





