Gempa Dahsyat Venezuela Tewaskan 2.954 Orang, Kisah Pria Terlempar dari Lantai 5 ke Ruang Bawah Tanah dan Selamat Setelah Terjebak 55 Jam

erabaru.net
2 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia.com Gempa bumi berkekuatan M7,2 dan M7,5 yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni telah menyebabkan korban jiwa terus bertambah. Pada 4 Juli, pemerintah Venezuela menaikkan jumlah laporan korban meninggal menjadi 2.954 orang.

Salah satu kisah yang menarik perhatian adalah Juan Zapata, warga kota pesisir La Guaira. Kekuatan gempa yang luar biasa membuat tubuhnya terlempar melintasi ruangan. Setelah berhasil diselamatkan usai terjebak selama 55 jam, ia baru mengetahui bahwa dirinya ternyata telah terjatuh dari lantai lima hingga ke ruang bawah tanah bangunan.

Menurut laporan Reuters dan AFP, seiring tim penyelamat internasional mulai mengurangi operasi pencarian korban selamat di daerah bencana, data resmi menunjukkan bahwa lebih dari 16.000 orang kehilangan tempat tinggal. Sementara itu, jumlah orang yang masih dinyatakan hilang, menurut angka yang banyak dikutip berbagai pihak, telah melampaui 41.000 orang.

Gempa dahsyat tersebut menghancurkan kawasan pesisir La Guaira, yang terletak di sebelah utara ibu kota Caracas. Banyak kompleks permukiman di wilayah itu rata dengan tanah.

Saat gempa terjadi, Zapata sedang bersiap untuk mandi ketika guncangan hebat melemparkannya hingga tubuhnya tersangkut di antara dua batang besi beton. Beruntung, setelah terjebak di bawah reruntuhan selama 55 jam, ia berhasil ditemukan dan diselamatkan oleh tim penyelamat sipil.

Saat ini Zapata menjalani perawatan di rumah sakit lapangan yang didirikan organisasi kemanusiaan Samaritan’s Purse di La Guaira.

Berdiri di samping ranjang rumah sakit, ia mengenang momen penyelamatannya.

“Saat mereka menyelamatkan saya, saya berkata, ‘Saya berada di lantai lima.’ Mereka menjawab, ‘Tidak, sekarang Anda berada di ruang bawah tanah.’ Saat itu saya benar-benar tidak percaya dengan apa yang telah saya alami,” katanya. 

Akibat gempa tersebut, Zapata mengalami patah beberapa tulang rusuk, luka robek dan lecet di sekujur tubuh, serta kedua kakinya masih diperban. Hingga kini ia mengatakan bahwa bahkan bernafas pun masih terasa sakit.

Ia mengaku telah kehilangan seluruh harta bendanya. “Saya tidak memiliki apa-apa lagi,” ujarnya. 

Kartu identitas, dokumen penting, maupun telepon genggamnya semuanya hilang. Akibatnya ia belum dapat menghubungi putrinya yang tinggal di Amerika Serikat maupun saudara perempuannya di Kanada.

Meski demikian, ia tetap bersyukur.

“Tuhan masih memberikan saya kesehatan,” ujarnya. 

Menurut pengalaman penanganan bencana, 72 jam pertama setelah gempa merupakan masa emas untuk menyelamatkan korban. Meski peluang menemukan korban selamat semakin kecil, pekan ini masih ada beberapa orang yang berhasil dievakuasi hidup-hidup.

Di lokasi reruntuhan sebuah kompleks perumahan umum di La Guaira, tim penyelamat sipil yang dipimpin guru olahraga Alexander Delgado pada 4 Juli masih terus berupaya mencari korban dan menolak menghentikan operasi penyelamatan.

Salah seorang relawan lainnya, Miguel Poleo, ikut bergabung dalam pencarian karena masih mencari anak tirinya beserta keluarganya. Namun hingga saat ini mereka hanya menemukan anjing peliharaan keluarga tersebut di bawah reruntuhan dalam keadaan telah mati.

“Polisi berpatroli di sini dengan perlengkapan lengkap dan membawa senjata semi otomatis, seolah-olah kami berada di medan perang,” jelasnya. 

Namun ia menambahkan, “Yang kami butuhkan adalah mereka ikut membantu proses penyelamatan.”

Baik Poleo maupun Delgado mengatakan mereka akan tetap berada di lokasi hingga seluruh korban berhasil ditemukan. “Kami harus membawa keluar jenazah mereka,” katanya. (***)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Tangkap Dua Karyawan dalam Kasus Penggelapan Dana Perusahaan Rp7,2 Miliar | BORGOL
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Populer: Vietnam-Filipina Berpendapatan Menengah Atas; Petani Papua Pakai Drone
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Wamenkomdigi Ungkap 3 dari 5 Anak Palsukan Umur demi Bisa Main Medsos
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Ada Motor Tertabrak KA Bandara, Perjalanan KRL Arah Bekasi Terganggu
• 22 jam laludetik.com
thumb
Segini Hitungan Pajak Kijang Innova Reborn jika Kena Pajak Progresif
• 3 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.