VIVA – Drawing Piala Presiden 2026 akhirnya resmi diumumkan dan langsung menghadirkan kejutan besar sejak fase grup. Juara bertahan asal Thailand, Port FC, dipastikan langsung berada satu grup bersama tiga klub besar Indonesia yaitu Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, dan PSMS Medan dalam Grup B.
Turnamen pramusim edisi kedelapan ini kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kompetisi paling bergengsi di Indonesia. Tidak hanya menghadirkan klub legendaris Tanah Air, Piala Presiden 2026 juga melibatkan wakil dari luar negeri seperti Port FC dari Thailand, DPMM FC dari Brunei Darussalam, dan Tampines Rovers dari Singapura.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa kehadiran klub-klub besar ini bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari tantangan untuk mengukur kualitas sepak bola Indonesia. Ia secara terbuka menantang klub-klub legendaris seperti Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Persib Bandung, Arema FC, dan PSMS Medan untuk bisa kembali menunjukkan marwah mereka di level tertinggi.
Menurut Erick Thohir, turnamen ini juga menjadi ruang pembuktian sekaligus persiapan penting jelang kompetisi resmi. Ia menyoroti pentingnya jam terbang pemain serta keseimbangan antara agenda klub dan tim nasional, termasuk persiapan menuju turnamen internasional yang semakin padat.
- Abdul Aziz Masindo/VIVA.co.id
Sementara itu, Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa turnamen tahun ini mengalami peningkatan signifikan dari sisi kualitas penyelenggaraan. Salah satu sorotan utama adalah kenaikan hadiah juara menjadi 6 miliar rupiah serta penguatan ekosistem turnamen yang melibatkan UMKM, kebersihan stadion, hingga audit independen untuk menjaga transparansi.
Di sisi lain, Ketua Organizing Committee Tsamara Amany mengumumkan pembagian grup resmi yang langsung memunculkan duel panas sejak awal turnamen. Bandung dan Surabaya kembali ditetapkan sebagai kota tuan rumah, dengan Stadion Si Jalak Harupat dan Stadion Gelora Bung Tomo menjadi venue utama.
Grup A diisi oleh Persib Bandung, Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers. Sementara itu, Grup B menjadi sorotan utama karena dihuni oleh Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, serta Port FC sebagai juara bertahan.





