Komdigi Tambah Akses Internet di Huntara Aceh agar Anak Korban Bencana Tetap Bisa Belajar

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Digital akan menambah layanan internet di kawasan hunian sementara (Huntara) Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, agar anak-anak terdampak bencana tetap memperoleh akses pembelajaran secara digital.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria mengatakan, pemerintah ingin memastikan komunikasi tetap berjalan di wilayah terdampak bencana, termasuk untuk akses pendidikan.

"Kami melihat perlunya ada penambahan penguatan kualitas layanan telekomunikasi. Kemungkinan kita akan berkoordinasi dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Komdigi untuk menambah sejumlah access point internet di kawasan ini," ujar Nezar dalam keterangan pers resmi, Senin (6/7/2026).

Baca juga: Komdigi Sebut 3 dari 5 Anak Palsukan Usia untuk Mengakses Medsos

"Nantinya bisa digunakan untuk anak-anak kita yang berada di huntara agar mereka bisa menggunakan fasilitas internet untuk membantu kegiatan belajar," sambungnya.

Menurut Nezar, kebutuhan konektivitas di lokasi bencana bukan hanya sebatas untuk mendukung komunikasi darurat.

Namun, konektivitas internet juga diperlukan untuk menjaga agar pendidikan di lokasi terdampak bencana tidak terputus.

"Akses internet juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan pendidikan, mempercepat pemulihan sosial, serta membantu masyarakat memperoleh layanan digital yang dibutuhkan selama berada di hunian sementara," tutur dia.

Baca juga: Komdigi Sebut Banyak Lansia Jadi Korban Scam AI yang Tiru Suara Pejabat

Nezar menegaskan, peningkatan kualitas jaringan harus diikuti dengan pemanfaatan yang memberi nilai bagi masyarakat.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Dengan konektivitas yang sudah membaik, kita menginginkan adanya meaningful connectivity, konektivitas yang bermakna. Ini juga yang mencerminkan tagline kita, terhubung, tumbuh, dan terjaga," ujarnya.

Ia menuturkan, pemerintah ingin memastikan transformasi digital dapat dirasakan secara nyata oleh anak-anak meskipun berada di hunian sementara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Permainan Paraguay Lawan Prancis Dinilai Kotor dan Memalukan
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Legislator Heran soal Amplop Bupati Kuansing, Bakal Klarifikasi Raja Juli
• 4 jam laludetik.com
thumb
Celine Evangelista Tak Kuasa Bendung Air Mata, Antarkan Putri Sulungnya ke Pesantren: Bentuk Cinta yang Paling Berat
• 13 jam lalugrid.id
thumb
Lansia Tewas Terbakar di Jakbar, DPRD Dorong Perbanyak Hidran di Kawasan Padat
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Lowongan Kerja PT Paragon Corp Juli 2026, Simak Persyaratan dan Kualifikasinya
• 8 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.