Lansia Tewas Terbakar di Jakbar, DPRD Dorong Perbanyak Hidran di Kawasan Padat

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Jupiter menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI perlu menambah hidran sebagai penanggulangan kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat.

Usulan tersebut berkaitan dengan tewasnya lansia dalam kebakaran di rumahnya wilayah Palmerah, Jakarta Barat.

"Pertama, semua wilayah, terutama wilayah padat penduduk seperti di Palmerah ini, harus memiliki hidran," kata Jupiter di lokasi kebakaran, Senin, (6/7/2026).

Baca juga: Pria Lansia Tewas dalam Kebakaran Rumah di Palmerah Jakbar

Jupiter beranggapan, hidran mandiri sangat berguna sebagai bagian dari penanggulangan kebakaran, apalagi ketika keberadaannya mencukupi di setiap wilayah.

"Gubernur harus menganggarkan hal ini, dan kami sangat mendukung semua kebijakan gubernur, apalagi yang menyangkut keselamatan dan kemaslahatan masyarakat. Hidran mandiri itu penting sekali," tutur dia.

Kemudian, ia juga menyebut pentingnya pengadaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di setiap wilayah khususnya paling kecil di lingkup RT.

"Ketiga, pembentukan Redkar (Relawan Pemadam Kebakaran) yang wajib ada di setiap RW," ujar dia.

Jupiter menilai, di wilayah padat penduduk, Redkar sangat dibutuhkan dan seharusnya terbentuk.

Dalam hal ini, ketika kebakaran terjadi, Redkar bertugas sebagai garda depan yang bisa bergerak cepat.

"Sehingga, dalam penanggulangan bencana dan percepatan dini, harus ada pos Redkar yang standby di setiap RW yang padat penduduk. Kemudian, hidran mandiri juga harus dipastikan terpasang di setiap RW," ucap dia.

Baca juga: Lansia Tewas dalam Kebakaran di Palmerah Jakbar, Diduga Sempat Gunakan Lilin untuk Perbaiki Kabel

Di sisi lain, Jupiter menyoroti masih banyaknya kabel semerawut yang juga menjadi salah satu pemicu kebakaran khususnya di kawasan permukiman padat penduduk.

"Namun, dalam penanganan kabel yang semrawut ini—yang berpotensi memicu kebakaran dan korsleting—kami menilai pihak eksekutif (pemerintah daerah) terlalu lambat," kata Jupiter.

Diberitakan sebelumnya, seorang warga lanjut usia (lansia) bernama Suratman (81), tewas dalam kebakaran rumah tinggal di Jalan Palmerah Utara III, Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Minggu, (5/7/2026) malam.

Ketua RT 15 RW 08 Kelurahan Palmerah, Ali Hamzah mengatakan, korban ditemukan tewas dengan kondisi tubuh luka bakar di lantai dasar.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan tubuh terbakar dengan posisi telungkup.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hari Pustakawan Nasional 2026: Asal-usul hingga Tema
• 12 jam laludetik.com
thumb
Keluarga korban penusukan di Cikarang desak polisi usut tuntas kasus
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Polri Bakal Periksa Kementerian ESDM dalam Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara Pemicu Blackout
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Foto: Pelayat Padati Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Aldi Taher Dituding Bisnis Cuci Uang, Jawabannya Malah Bikin Publik Geleng Kepala
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.