Ribuan Warga Teheran Mengikuti Prosesi Pemakaman Massal Ali Khamenei dan Serukan Perlawanan

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Ribuan warga Iran memadati jalan-jalan di Ibu Kota Teheran pada Senin untuk mengikuti prosesi pemakaman massal mantan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang menurut informasi yang diberikan tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel, sementara masyarakat mengiringi prosesi dengan membawa bendera, poster, serta menyerukan slogan anti-Israel dan anti-Amerika Serikat.

Menurut laporan koresponden RIA Novosti, sejak Senin pagi warga mulai berkumpul di sejumlah titik yang telah ditentukan di sepanjang rute utama yang melintasi kawasan Damavand, Azadi, dan Enqelab.

Massa kemudian terpusat di Alun-Alun Enqelab sebagai salah satu lokasi utama dalam rangkaian prosesi pemakaman.

Simbol Duka dan Perlawanan

Di Alun-Alun Enqelab berdiri sebuah monumen yang menggambarkan kepalan tangan kiri Ali Khamenei.

Monumen tersebut dibuat karena tangan kanan Ali Khamenei disebut lumpuh akibat upaya pembunuhan yang pernah dialaminya.

Kepalan tangan kiri Ali Khamenei kemudian menjadi simbol duka sekaligus perlawanan Iran terhadap Amerika Serikat dan Israel.

Para pelayat membawa poster dan bendera bergambar simbol tersebut.

Sebagian pelayat juga mengenakan lencana dan kaus peringatan selama mengikuti prosesi.

Masyarakat turut mengibarkan bendera Iran sepanjang iring-iringan pemakaman.

Para pelayat juga membawa potret Ali Khamenei bersama putranya, Mojtaba Khamenei.

Menurut informasi yang diberikan, Mojtaba Khamenei telah menggantikan Ali Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Iran.

Jadwal Prosesi Berlanjut ke Qom, Irak, dan Mashhad

Selama prosesi, massa menyerukan slogan anti-Israel dan anti-Amerika Serikat.

Para peserta juga menyatakan tekad untuk membalas kematian Ali Khamenei.

Sejumlah teriakan juga ditujukan kepada Reza Pahlavi yang disebut telah menyatakan dukungan terhadap serangan Amerika Serikat terhadap Iran.

Warga Iran turut menunjukkan solidaritas kepada sekutu mereka dengan membentangkan spanduk dukungan untuk Lebanon dan Gaza.

Prosesi pemakaman serupa dijadwalkan berlangsung di Kota Qom pada Selasa, 7 Juli 2026.

Pada Rabu, 8 Juli 2026, jenazah Ali Khamenei dijadwalkan dibawa ke Baghdad, Najaf, dan Karbala sebelum kembali ke kota kelahirannya di Mashhad.

Pemakaman dijadwalkan berlangsung di Mashhad pada Kamis, 9 Juli 2026.

Menurut informasi yang diberikan, Ali Khamenei tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada 28 Februari 2026.

Setelah kematiannya, Mojtaba Khamenei disebut dipilih sebagai pemimpin tertinggi Iran.

Hingga kini, Mojtaba Khamenei disebut belum tampil di hadapan publik sejak pengangkatannya, meski telah mengeluarkan beberapa pernyataan yang dipublikasikan oleh media resmi Iran.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PP KMHDI Sambut PM India, Dorong Candi Prambanan Jadi Pusat Diplomasi Hindu Dunia
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Stand Bapenda Sumut 'Anti Celingak-Celinguk'! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab'
• 2 jam lalumediaapakabar.com
thumb
KPK Usut Pemberian Amplop Bupati Kuansing kepada Menhut Raja Juli Antoni sebagai Dugaan Suap
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Pengamat Dorong Reddit Segera Daftar PSE setelah Akses di Indonesia Dinormalisasi
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Polisi Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan Gadis di Lumajang
• 7 jam laluandreprisna38
Berhasil disimpan.