Kolombo: Sedikitnya 25 orang tewas dan sekitar 100 lainnya terluka dalam bentrokan yang berlanjut hingga hari kedua di Penjara Negombo, Sri Lanka, pada Senin, 6 Juli 2026.
Mengutip laporan media lokal Ada Derana via Anadolu, korban tewas terdiri atas lima petugas penjara dan 20 narapidana.
Pemerintah Sri Lanka mengerahkan personel militer untuk membantu mengendalikan situasi setelah bentrokan kembali pecah di penjara yang berada di pesisir barat negara itu.
Polisi melepaskan tembakan untuk meredam bentrokan antara narapidana dan petugas penjara setelah kerusuhan kembali terjadi.
Laporan tersebut menyebut kerusuhan dipicu oleh konfrontasi antara narapidana dan petugas penjara.
Sekitar 100 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan setempat.
Pada Minggu, bentrokan antara tahanan dan narapidana yang telah divonis mengakibatkan dua narapidana tewas dan 38 lainnya terluka.
Otoritas memperketat pengamanan di Penjara Negombo yang saat ini dihuni 2.417 narapidana.
Pihak berwenang juga tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab bentrokan yang memicu kerusuhan tersebut.




