Keluarga korban penusukan di Cikarang desak polisi usut tuntas kasus

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Keluarga korban berinisial FA alias Pao (15), remaja yang tewas diduga akibat ditusuk oleh rekannya di Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan segera menangkap para pelaku yang masih bebas.

​Kuasa hukum keluarga korban, Deolipa Yumara, menyatakan bahwa pihak keluarga menuntut keadilan karena dua orang terduga pelaku berinisial FR dan DW belum ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

​"Kejadian tahun 2025, tanggal 18 Oktober. Ini kemudian ternyata pelaku sudah tertangkap sebenarnya. Namun menurut keterangan dari orang tua korban, pelaku masih berkeliaran," kata Deolipa saat ditemui di Polda Metro Jaya, Senin.

​Deolipa menjelaskan peristiwa tersebut bermula saat korban diajak berkumpul bersama rekan-rekannya di depan sebuah rumah makan.

Namun, pertemuan itu berujung maut setelah korban dilaporkan tewas akibat luka tusuk.

​Pihak kepolisian sempat mengamankan dua dari tiga terduga pelaku yang merupakan kakak kelas korban, yakni FR dan DW.

Kendati demikian, hingga saat ini pihak keluarga belum mengetahui motif di balik aksi penganiayaan tersebut.

​Informasi mengenai bebasnya para pelaku diketahui saat orang tua korban secara tidak sengaja bertemu dengan FR dalam sebuah acara resepsi pernikahan pada April 2026.

​Sementara itu, terduga pelaku lainnya, DW, juga diketahui tidak ditahan. Hal itu terkonfirmasi karena DW merupakan tetangga dekat korban, sehingga aktivitasnya sehari-hari dapat dipantau oleh keluarga.

​"Orang tua korban syok saat melihat pelaku berada di acara kondangan dalam keadaan bebas. Mereka mempertanyakan mengapa kasus hukumnya tidak diproses," ujar Deolipa.

​Ia menambahkan pihak keluarga telah melakukan berbagai upaya untuk mencari keadilan, mulai dari mempertanyakan perkembangan kasus kepada penyidik, hingga melaporkan perkara ini ke Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Metro Bekasi. Namun, hingga kini belum ada kepastian hukum yang jelas.

​Oleh karena itu, pihaknya mendesak kepolisian untuk segera menuntaskan kasus tersebut secara transparan demi menjaga kredibilitas institusi Polri.

​"Kami mendesak pihak kepolisian untuk memproses kasus ini (hingga tuntas). Jangan sampai kasus ini menjadi viral dan justru merusak citra kepolisian," ucapnya.

Baca juga: Kronologi wanita tusuk rekan kerja hingga tujuh kali di Menteng

Baca juga: Polsek Matraman buru pelaku penusukan PPSU Bidara Cina

Baca juga: Polisi tangkap pria yang menusuk seorang ibu rumah tangga di Tangsel


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Keluarga korban penusukan di Cikarang desak polisi usut tuntas kasus
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
SiLPA Pemprov Jatim Tembus Rp3,38 Triliun, Emil Jelaskan Serapan APBD Capai 94 Persen
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Lebanon dan Israel Bahas Zona Bebas Hizbullah Jelang Rencana Penarikan Pasukan
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Dukung Groundbreaking, Komisi III DPRD Maluku Yakin Blok Masela Jadi Penggerak Ekonomi
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Folarin Balogun dan Hal-Hal Menjijikkan yang Dilakukan FIFA
• 4 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.