Begini Instruksi Kepala BKN kepada Pemda soal Pengisian Jabatan ASN

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrullah mengajak para kepala daerah mempercepat penerapan manajemen talenta sebagai implementasi sistem merit dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal ini menurutnya tidak terlepas dari keberhasilan kepala daerah dalam mewujudkan visi pembangunan yang ditentukan oleh kualitas ASN yang dimiliki. 

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Uji Kompetensi GTT Jadi Pintu Masuk Honorer Bodong, BKN Menjawab Tegas, Semoga PPPK Tenang

Untuk mencapai itu, BKN akan terus mendampingi pemerintah daerah dalam memperkuat implementasi sistem merit. 

Prof. Zudan mengarahkan pemerintah daerah agar memastikan setiap jabatan diisi oleh ASN yang memiliki kompetensi, potensi, dan kinerja terbaik melalui penerapan manajemen talenta. 

BACA JUGA: BKN: Anggaran Pemda Cekak, Kontrak PPPK Paruh Waktu Bisa Diperpanjang

"Manajemen talenta adalah instrumen untuk menempatkan orang yang tepat pada jabatan yang tepat. Dengan sistem merit yang berjalan baik, birokrasi akan lebih profesional, adaptif, dan mampu mempercepat pencapaian target pembangunan daerah," tegasnya dalam forum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia atau APKASI Otonomi Expo 2026 baru-baru ini.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Zudan juga mengingatkan pentingnya menetapkan target kinerja yang objektif dan menantang agar mampu mendorong produktivitas ASN sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

BACA JUGA: Ada Info Pengusulan Langsung SK PPPK dengan Pembiayaan APBN, Jawaban BKN Tegas

Menurutnya, organisasi yang memiliki target kinerja yang jelas akan lebih mudah membangun budaya kerja yang akuntabel dan berorientasi pada hasil.

Selain itu, Prof. Zudan menyampaikan bahwa BKN bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) telah memberikan relaksasi dalam pengelolaan jabatan.

Melalui kebijakan tersebut, pejabat yang tidak menunjukkan kinerja optimal selama enam bulan dapat dievaluasi dan dipindahkan sesuai ketentuan. 

Kebijakan ini diharapkan semakin memperkuat akuntabilitas organisasi sekaligus memastikan jabatan diisi oleh ASN yang benar-benar berkinerja.

Lebih lanjut, Kepala BKN memaparkan berbagai transformasi layanan kepegawaian yang tengah dilakukan BKN, salah satunya melalui penerapan Service Level Agreement (SLA) sebagai standar penyelesaian layanan kepegawaian.

Menurutnya, penerapan SLA merupakan komitmen BKN untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, pasti, transparan, dan akuntabel bagi seluruh instansi pemerintah.

Prof. Zudan juga meminta para kepala daerah memanfaatkan 12 Kebijakan Pro-Karier ASN yang dirancang untuk memperkuat pengembangan karier berbasis sistem merit.

Ia mendorong seluruh kepala daerah memanfaatkan berbagai kemudahan tersebut dengan mengoptimalkan pengembangan kompetensi ASN di daerah masing-masing. 

Ia turut mengajak pemerintah daerah memanfaatkan media komunikasi, khususnya media sosial, untuk membangun citra positif daerah.

Menurutnya, ASN tidak hanya berperan sebagai pelaksana kebijakan, tetapi juga menjadi agen komunikasi yang mampu mempromosikan potensi daerah dan berbagai capaian pembangunan kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BKN juga menyerahkan Persetujuan Penerapan Manajemen Talenta kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berdasarkan Keputusan Kepala BKN Nomor 730 Tahun 2026.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam menerapkan sistem merit melalui manajemen talenta secara profesional, objektif, transparan, dan berkelanjutan. (esy/jpnn)


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Mesyia Muhammad


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Beri Ancaman ke Iran, Israel Tidak Mau Tarik Pasukannya dari Lebanon
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemkot Jakbar jajaki CSR untuk bangun dua skate park di Tambora
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Stand Bapenda Sumut "Anti Celingak-Celinguk"! Sutan Tolang Lubis Garansi "Tanya Apa Saja, Langsung Dijawab
• 7 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Tak Sekadar Terima Laporan, Wali Kota Appi Susuri Lorong Pastikan Air PDAM Mengalir ke Rumah Warga
• 11 jam laluterkini.id
thumb
Mengapa Nama Menhut Raja Juli Terseret Kasus Dugaan Korupsi Bupati Kuansing?
• 12 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.