DPR Gelar Rapat Tertutup dengan Bos Himbara, Apa Saja yang Dibahas?

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Seluruh direktur utama bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (6/7). Agenda rapat membahas penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah di perbankan serta penyaluran kredit.

Rapat tersebut dihadiri Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), Hery Gunardi; Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), Riduan, dan; Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), Putrama Wahju Setyawan. Lalu, hadir pula Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) Nixon LP Napitupulu, serta Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), Anggoro Eko Cahyo.

Rapat berlangsung secara tertutup dan berakhir sekitar pukul 17.45 WIB. Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengatakan, rapat sengaja digelar tertutup karena membahas isu penyaluran kredit yang dinilai sensitif. Menurut dia, sejumlah informasi masih memerlukan verifikasi dan sinkronisasi dengan otoritas terkait sehingga belum dapat disampaikan ke publik.

"Kita ingin mendengarkan secara khusus apa saja yang menjadi isu di dalam penyaluran kredit Himbara terkait dengan SAL itu," kata Misbakhun seusai rapat, Senin (6/7).

Dia mengatakan Komisi XI banyak mendengarkan terkait penyaluran dana SAL dari Himbara. Namun Misbakhun enggan menyampaikan ke sektor mana saja dana tersebut disalurkan. 

Hasil pembahasan tersebut akan menjadi bahan dalam rapat lanjutan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk membahas kondisi likuiditas perbankan.

Kendati demikian, Misbakhun menegaskan rapat tidak membahas rencana penambahan dana SAL di perbankan. Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pemerintah berencana menambah penempatan dana SAL di bank-bank Himbara sebesar Rp 100 triliun, sehingga totalnya menjadi Rp 400 triliun.

Menurut Misbakhun, Himbara juga menyampaikan bahwa penyaluran dana SAL sejauh ini tidak menghadapi kendala. "Tidak ada masalah. Semuanya baik-baik saja. Yang pasti, dorongan dana SAL itu memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi," ujarnya.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan mengatakan, pembahasan dalam rapat tadi memang berfokus pada penyaluran dana SAL. Dia memastikan Bank Mandiri akan mengikuti arahan pemerintah dalam penyaluran dana tersebut.

"Kami mengikuti apa yang diarahkan pemerintah," kata Riduan.

Dia pun mengatakan, di BMRI dana tersebut disalurkan ke sektor riil, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor swasta. Menurut dia, dana SAL tidak akan digunakan untuk aktivitas yang bersifat spekulatif.

Sementara itu dirut-dirut Himbara lainnya memilih bungkam ketika ditanya awak media mengenai materi yang dibahas dalam rapat tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Biaya Pesta Pernikahan Taylor Swift Diperkirakan Tembus Rp800 Miliar, Ini 4 Hal yang Bikin Mahal
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Startup China Bikin Robot Humanoid yang Bisa Mirip Banget Manusia
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Bupati Gowa Siap Hadiri Sidang Hak Angket DPRD, Hingga Kini Belum Diundang Klarifikasi
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Penangguhan Kartu Merah Balogun oleh FIFA Dinilai Lewati Batas, UEFA Nyatakan Mosi tidak Percaya
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mendikdasmen Ungkap 3 Poin Pembahasan MBG Usai Bertemu BGN
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.