JAKARTA, DISWAY.ID - Kementerian Koordinator Bidang Pangan melakukan rapat koordinasi terkait dengan kesiapan ruang, areal-areal potensi dari Kalimantan Tengah, guna mewujudkan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN)
"Jadi, Kalimantan Tengah sampai hari ini masih dalam proses penyusunan tata ruang wilayah Provinsi Kalimantan Tengah yang sejatinya itu menjadi pondasi utama dari program swasembada pangan, energi, dan air," kata Wamenko Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, Senin, 6 Juli 2026.
Ia menyampaikan, Kemenko Pangan, ingin mempercepat laju penyelesaian tata ruang Provinsi Kalimantan Tengah yang cukup dinamis.
BACA JUGA:Percepat Swasembada Pangan, Pemerintah Kembangkan KSPEAN di Kalimantan Tengah
"Kita paham betul banyak dinamika di Kalimantan Tengah, tetapi ini harus selesai sebagai landasan perencanaan swasembada pangan, energi, dan air," ujarnya.
Ia menyebut, mitra dari program ini tengah melakukan koordinasi dengan kementerian ATR/BPN, Kementerian Kehutanan, dan seluruh Kadis di Provinsi Kalimantan Tengah yang terlibat.
"Harapan kami progresnya akan semakin cepat sehingga tata ruang Provinsi Kalimantan Tengah ini bisa dituntaskan lebih awal," harapnya.
BACA JUGA:Diler Ampah Dongkrak Layanan Mitsubishi Fuso di Kalimantan Tengah
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kalimantan Tengah, Syahfiri, mengatakan pemerintah daerah siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat agar RTRWP dapat diselesaikan dalam waktu dekat.
Ia mengatakan, dalam Instruksi Presiden itu nomor 14 tahun 2024, ada empat provinsi, termasuk Kalimantan Tengah. Adapun Kalimantan Tengah yang masih ada persoalan tadi.
"Mudah-mudahan ini juga dengan rencana induk yang sudah dibuat oleh Bappenas akan bisa terakomodir dalam RTRWP Kalimantan Tengah. Mungkin demikian yang bisa kami sampaikan," ucapnya.
BACA JUGA:Kementan Bakal Cetak Sawah Seluas 500 Ribu Hektar di Kalimantan Tengah
Ia mengatakan, terkait ketahanan pangan di Kalimantan Tengah saat ini yang sudah jalan di dua kabupaten yaitu di Kapuas dan Pulang Pisau.
"Terkait dengan padi, itu Food Estate yang sudah dikembangkan. Nah ini dikembangkan mulai Pak Harto, terus Pak Jokowi, sampai Pak Prabowo ini. Nah ini sudah berjalan," ujarnya.
Menurutnya, ada penambahan beberapa kabupaten. Bukan hanya enam kabupaten di Kalimantan Tengah, ada wilayah-wilayah lain yang akan dibangun juga.
- 1
- 2
- »





