Bisnis.com, DENPASAR — Libur sekolah meningkatkan tingkat hunian atau okupansi hotel di Bali. Banyak warga dari luar Bali memboyong anak atau keluarganya mengisi waktu libur sekolah yang cukup panjang.
Hotel di Kuta, Kabupaten Badung menjadi salah satu pilihan menginap para wisatawan selama liburan di Bali.
Director of Marketing & Communications Kartika Plaza Hotel Ni Putu Riska Wandira menjelaskan selama periode libur sekolah, banyak wisatawan domestik yang menginap, rata-rata wisatawan keluarga yang sengaja berlibur ke Bali selama musim libur sekolah.
Riska mengakui periode libur sekolah berdampak positif terhadap peningkatan hunian kamar di Kartika Plaza Hotel.
"Saat ini, okupansi diatas 90%. Selama periode libur sekolah, kami melihat adanya peningkatan jumlah wisatawan domestik, yang terlihat dari banyaknya tamu keluarga yang bepergian bersama anak-anak," kata Riska kepada BIsnis, Senin (6/7/2026).
Mayoritas tamu domestik berasal dari Jakarta. Selain itu, Riska menjelaskan segmen MICE juga menunjukkan performa yang cukup baik, banyak event terselenggara di Kartika Plaza Hotel Juni maupun Juli 2026.
Baca Juga
- Daya Tarik Discovery Kartika Plaza Hotel Bali, Pesona Alam hingga Kuliner
- 6,9 Juta Wisatawan Datang ke Bali Gunakan Travel Agent
- Okupansi Hotel Meningkat pada Mei 2026 Terimbas Long Weekend
"Mice turut memberikan kontribusi positif terhadap tingkat okupansi hotel," jelas Riska.
Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat hunian kamar hotel di Bali pada Mei 2026 sebesar 61,16%. Hotel bintang lima menempati tingkat hunian paling tinggi yang mencapai 67,02%, kemudianj hotel bintang empat 58,21%, hotel bintang tiga 55,42%, hotel bintang dua 61,10%, dan hotel bintang satu 50,4%.
Kemudian lama menginap wisatawan di hotel pada Mei 2026 rata - rata 3,04 hari, lama menginap di hotel bintang lima 3,62 hari, hotel bintang empat 2,74 hari, hotel bintang tiga 2,48, hotel bintang dua 2,73, hotel bintang satu 2,14.





