Suara Revisi UU Pilkada Buntut Gelombang OTT Kepala Daerah

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Gelombang Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK menjerat sejumlah kepala daerah. Silih berganti kepala daerah dicokok KPK memantik wacana Undang-Undang Pilkada direvisi.

KPK sebelumnya melakukan OTT terhadap Bupati Kuangsing Suhardiman Amby. Ternyata Suhardiman menjabat bupati karena menggantikan bupati sebelumnya yakni, Andi Putra, yang di-OTT pada Oktober 2021.

Baca juga: Bupati Kuansing dan Langkat Back to Back Kena OTT, Ketua PDIP Sentil Kerja KPK

KPK kemudian menggelar OTT lagi. Kali ini yang terjerat Syah Afandin atau Ondim selaku Bupati Langkat.

OTT tersebut serupa dengan kasus Suhardiman. Syah Afandin merupakan pengganti Bupati Langkat yang sebelumnya juga terjerat kasus korupsi, yakni Terbit Rencana Perangin-angin. Pada 2022, Syah Afandin menjabat Plt Bupati Langkat setelah Terbit kena tangkap KPK.

KPK menyebut fenomena back to back korupsi oleh kepala daerah ini ibarat regenerasi koruptor.

"Ironinya, SAF (Bupati Langkat nonaktif) merupakan Wakil Bupati pada saat itu, kemudian menjadi Plt. Bupati, dan terpilih menjadi Bupati periode 2025-2030. Sehingga peristiwa tertangkap tangan kali ini, seolah menjadi praktik korupsi yang back to back," kata jubir KPK Budi Prasetyo dalam konferensi pers di KPK, Jumat (4/7).

Baca juga: Kepala Daerah Marak Terjerat OTT, MAKI: Merasa Raja Kecil dan Greedy

Wacana Revisi UU Pilkada

Lagi-lagi, UU Pilkada diungkit ketika marak kepala daerah terjerat kasus korupsi. Kaitannya ialah dengan fenomena politik uang atau money politics.

Kapoksi PKB Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin, menilai saat ini menjadi momentum bagi DPR RI dan pemerintah merumuskan gelaran pilkada tidak padat modal. Hal ini, kata dia, perlu diatur kembali dalam UU Pilkada.

"Perubahan UU Pilkada menjadi momentum bagi DPR dan Pemerintah untuk mendesain pilkada yang tidak padat modal," kata Khozin kepada wartawan, Jumat (3/7).




(fca/rfs)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pembuang Bayi di KA Sancaka Jogja-Surabaya Tinggalkan Susu Kotak dan Baju
• 13 jam laludetik.com
thumb
Rampung 100%, Kapan Tol Probolinggo–Banyuwangi Dibuka?
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Waspada! Ada Penyakit yang Bisa Timbul Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Kompolnas Minta Pelaku yang Menyebabkan 3 Polisi Gugur di Katingan Dihukum Berat
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Polri Terapkan Pasal TPPU, Telusuri Aliran Dana Dugaan Korupsi Batu Bara PLTU
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.