Warga Minta Pamdal Disiagakan usai Pencurian Besi Berulang di Waduk Rawa Malang

kompas.com
21 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga meminta pengamanan di kawasan Waduk Rawa Malang, Cilincing, Jakarta Utara, diperketat dengan menempatkan Pengamanan Dalam (Pamdal) setelah pencurian pagar besi dan aset waduk terus berulang dalam beberapa waktu terakhir.

"Kalau soal pengamanan, saya sih mintanya supaya diadakan Pamdal (Pengamanan Dalam) ya. Jadi supaya kita sebagai pengurus juga lebih nggak khawatir," ujar Ketua RT 6/RW 10 Semper Timur, Dede Soraya saat ditemui Kompas.com, Senin (6/7/2026).

Pengurus lingkungan bersama Linmas dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) selama ini rutin melakukan patroli malam. Namun, upaya tersebut belum mampu menghentikan aksi pencurian.

Baca juga: Warga Sesalkan Aset Waduk Rawa Malang Jakut Terus Dicuri, Minta Pengamanan Diperketat

Menurut Dede, personel Bhabinkamtibmas juga rutin berpatroli bersama pengurus lingkungan. Namun demikian, keterbatasan personel membuat pengawasan belum bisa dilakukan secara maksimal.

Ia menjelaskan, salah satu anggota Bhabinkamtibmas telah pensiun dan hingga kini belum ada pengganti sehingga pengamanan di kawasan waduk dinilai masih kurang.

"Cuma ya namanya Bhabinkamtibmas kan dia ada kerjaan lain juga kan. Nah itu di situ kita bingung belum ada penggantinya," ungkap Dede.

Selain meminta keberadaan Pamdal, Dede berharap pelaku pencurian yang selama ini meresahkan warga dapat segera ditangkap.

Harapan serupa disampaikan warga lainnya, Ahmad Sadam. Ia menilai Dinas Sumber Daya Air (SDA) perlu memberikan perhatian lebih terhadap pengamanan aset di kawasan waduk.

Menurut Sadam, pencurian tidak hanya menyasar pagar besi, tetapi juga kabel listrik dan fasilitas lainnya yang dibangun menggunakan anggaran negara.

Baca juga: Ketua RT Ngaku Diacungi Sajam saat Tegur Pencuri Besi di Waduk Rawa Malang Jakut

Ia khawatir jika kondisi tersebut terus dibiarkan, fungsi waduk sebagai ruang terbuka publik akan terganggu.

"Ya sebenarnya sih harus lebih perhatian lagi itu dari istilahnya pihak SDA-nya gitu kan, agar diadakan pengamanannya. Pengamanan dalamnya itu kan biar asetnya ini bisa terpelihara ataupun terjaga dengan baik gitu kan, bisa ada yang mantau gitu kan," ujar dia saat ditemui Kompas.com, Senin.

Selain itu, hilangnya pagar pembatas juga dinilai membahayakan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak yang bermain di sekitar waduk.

Hingga berita ini ditulis, Kompas.com telah meminta konfirmasi kepada Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Utara Heria Suwandi dan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Awaludin Kanur terkait dugaan pencurian serta permintaan penambahan pengamanan. Namun, keduanya belum memberikan tanggapan.

Baca juga: Besi Pembatas Waduk Rawa Malang Jakut Dicuri, ternyata Sudah Berkali-kali

Sebelumnya, warga mengungkapkan pencurian besi pembatas di Waduk Rawa Malang telah berulang kali terjadi.

Dalam dua pekan terakhir, pelaku disebut hampir setiap dini hari mengambil pagar besi di sejumlah titik kawasan waduk.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Akibat aksi tersebut, sebagian pagar pembatas di sisi selatan telah hilang. Beberapa hari kemudian, pagar di sisi utara sepanjang sekitar 10 meter kembali dicuri.

Warga juga mengaku pernah mendapat ancaman saat mencoba menegur para pelaku.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sekjen Kemenag: Poros Intim manifestasi literasi kesehatan
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Pemerintah Optimistis Pendapatan Negara 2026 Tembus Rp3.208 Triliun
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pemkot Jaksel imbau ASN manfaatkan medsos untuk serap aspirasi warga
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Mengenal JadePuffer, Serangan Ransomware Pertama yang Dijalankan Agentic AI
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Muktamar ke-35 NU, Tim Survei PBNU Nilai Pondok Pesantren Lirboyo Kediri Sangat Siap
• 11 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.