Ada Dokter Meninggal Diduga Dirundung, PPDS Anestesi RSUP Kandou Dihentikan

kumparan.com
18 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghentikan sementara kegiatan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado menyusul dugaan kasus perundungan (bullying) yang dialami dokter PPDS, dr. Adrian Rantung.

dr. Adrian merupakan peserta PPDS dari Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat). Ia diduga mengakhiri hidup akibat tekanan berat selama menjalani pendidikan dokter spesialis.

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI, Azhar Jaya, membenarkan telah menghentikan sementara program PPDS Anestesiologi di rumah sakit tersebut. Di sisi lain pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap dugaan kasus tersebut.

“Iya untuk sementara kami hentikan, dan kami telah mengirimkan tim pemeriksa ke sana,” ungkap Azhar saat dikonfirmasi, Senin (6/7).

Keputusan penghentian sementara itu juga tertuang dalam Keputusan Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Nomor HK.02.03/D.XV/3427/2026.

Berikut isi keputusan tersebut:

Dalam diktum keputusan tersebut ditegaskan penghentian berlaku hingga proses penanganan dugaan perundungan dinyatakan selesai.

“Memutuskan menghentikan untuk sementara waktu kegiatan pembelajaran Program Studi Anestesiologi di RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado sampai penanganan dugaan perundungan selesai,” tulis keputusan tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Aiptu N, Oknum Polres Tegal Kota: Dari Dugaan Hubungan Asmara Berujung Pidana dan Sidang Etik
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Tips MotionTrade: Strategi Trading Waran Terstruktur
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemkot Surabaya Surati Pusat untuk Segera Normalisasi Sungai dan Pembangunan Pintu Air
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Sorong Papua Barat Daya, Getaran Terasa Cukup Kuat
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Aktivis Lingkar 98 Jabar Tegaskan Dukung Program Kerakyatan Presiden Prabowo
• 19 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.