Jakarta: Pelatih Timnas Portugal, Roberto Martinez, menilai anak asuhnya hanya kurang beruntung saat dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Amerika Serikat. Hasil minor yang tercipta lewat gol dramatis di penghujung laga tersebut sekaligus menyudahi langkah Selecao Das Quinas di turnamen empat tahunan ini.
"Mungkin kami hanya sedikit kurang beruntung. Keberuntungan tidak berada di pihak kami hari ini, tetapi ini adalah pertandingan yang sangat seimbang," kata Martinez melansir situs resmi FIFA dikutip dari Antara, Selasa, 7 Juli 2026.
Baca Juga :
Singkirkan Portugal, Sentuhan Emas Pemain Cadangan Spanyol Berbuah ManisJuru taktik asal Spanyol itu sangat menyayangkan sejumlah peluang emas milik Portugal yang gagal dikonversi menjadi gol. Salah satu momen krusial yang ia soroti adalah ketika sepakan keras Nuno Mendes hanya mampu membentur mistar gawang pada paruh pertama pertandingan.
Martinez menegaskan bahwa performa Cristiano Ronaldo dan kolega di atas lapangan sebenarnya mampu mengimbangi permainan agresif dari skuad matador. Dengan kedisiplinan lini belakang yang ditunjukkan sepanjang 90 menit, ia merasa Portugal jauh lebih layak untuk melanjutkan napas perjuangan mereka hingga babak tambahan waktu.
Cristiano Ronaldo menyapa para penggemar. Foto: ANTARA/Hakan Akgün - Anadolu Age.
"Kami bertahan dengan baik. Kami bermain melawan salah satu favorit juara Piala Dunia. Saya pikir kami pantas membawa pertandingan ini ke babak tambahan waktu," ujar Martinez.
Kekalahan menyakitkan akibat gol Mikel Merino pada menit ke-90+1 ini menjadi pil pahit yang harus ditelan oleh publik Portugal. Tidak hanya menghentikan ambisi tim di Piala Dunia 2026, hasil ini juga resmi menutup lembaran karier sang megabintang sekaligus kapten tim, Cristiano Ronaldo, di panggung Piala Dunia.




